- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Hore...Tuntutan Pedagang Asongan Kereta Api Perbaungan Goool
MEDAN(EKSPOSnews): PT Kereta Api Indonesia (KAI) akhirnya memenuhi tuntutan pedagang
asongan setelah aksi unjuk rasa dan anarkistis yang dilakukan pedagang
di Stasiun Kereta Api (KA) Perbaungan pekan lalu.
Humas PT KAI Divisi Regional (Divre) Sumatera Utara (Sumut) Hasrie mengatakan, tuntutan pedagang yang mereka penuhi yakni menambah jumlah pedagang yang awalnya hanya dibatasi 30 orang, kini menjadi 45 orang. Nantinya, dalam satu kereta hanya lima orang yang boleh berjualan di satu gerbong. Selain itu, kata Hasrie, soal penyediaan gerbong khusus akhirnya ditiadakan.Pihaknya akhirnya menggantikan tempat khusus untuk 45 pedagang. “Sedangkan tarif sudah disetujui pedagang yakni Rp6.500 untuk pulang pergi per wilayah,” sebutnya, Sabtu 4 Februari 2012. Menurut dia, pelaksanaan ini akan dievaluasi selama dua bulan mendatang.Apabila masih ada keluhan dari penumpang, maka persyaratan awal yang ditentukan PT KAI akan berlaku lagi. “Ini akan dievaluasi pelaksanaannya.Kalau tidak tertib,mengganggu kenyamanan penumpang, kami berlakukan lagi syarat awal.Kami berharap pedagang bisa menjaga ketertiban dan keamanan di dalam KA,”katanya. Dia menambahkan,kesepakatan itu sudah ditandatangani di nota kesepakatan antara PT KAI Divre Sumut dan Ikatan Pedagang Asongan Perbaungan yang disaksikan oleh Wakil Bupati Serdangbedagai (Sergai) Soekirman, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sergai Ajun Komisarus Besar Polisi (AKBP) Arif Budiman SIK,MH dan Muspida setempat. “Sudah ditandatangani kesepakatannya saat pertemuan Jumat 3 Februari 2012 di Kantor Lurah Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan. Saat itu memang saya tidak ikut dan yang menghadiri Deputi Vice PT KAI Divre Sumut Yoseph Ibrahim dan beberapa jajaran PT KAI,”paparnya. Sementara itu, anggota DPRD Sumut Amsal Nasution menyambut baik kesepakatan yang sudah dilakukan antara PT KAI dengan pedagang. Dia juga berharap pedagang dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama diberi kesempatan oleh PT KAI. “Sebenarnya tiga hal yang penting dalam hal ini, PT KAI, pedagang dan konsumen KAI. Kalau sudah ada kesepakatan ini, kita sambut baik dan tidak ada masalah kalau ada evaluasi. Untuk itu,kesempatan yang diberi harus bisa dijaga baik-baik oleh pedagang sehingga bisa berkelanjutan,”pungkasnya.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|