- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
BKKBN Sumut Genjot Peserta KB dengan Jemput Bola
MEDAN (EKSPOSnews): Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara terus berupaya meningkatkan keikutsertaan masyarakat untuk ikut program keluarga berencana, dengan cara "jemput bola" langsung ke daerah-daerah tertinggal.
Kepala Sub Bidang Advokasi Pergerakan dan Informasi BKKBN Sumut Anthony mengatakan dalam meningkatkan masyarakat untuk ikut program KB, pihaknya tidak bisa hanya bekerja sendiri saja. Melainkan harus disikapi dengan cara kerja sama seluruh SKPD untuk melakukan sosialisasi dan promosi program dan kependudukan kepada masyarakat kumuh, miskin dan tertinggal. "Tahun 2012, kita akan melakukan peningkatan pelayanan langsung yakni dengan mendekatkan akses pelayanan KB di daerah terpencil melalui mobil-mobil unit pelayanan KB, agar masyarakat tidak pergi lagi ke tempat pelayanan KB. Artinya kita lakukan jemput bola," katanya di Medan, Rabu 1 Februari 2012. Lebih jauh, dia mengatakan, dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, sudah 20 daerah yang memiliki mobil unit pelayanan KB. Meski masih dalam keterbatasan, lanjut dia, BKKBN akan tetap membantu mendorong partisipasi masyarakat dalam ber-KB.Salah satu caranya adalah dengan membantu kabupaten/kota dua mobil pelayanan yang dimiliki provinsi. Tidak hanya itu saja, dalam peningkatan peserta KB di daerah tertinggal, BKKBN Sumut akan terus gencar menyosialisasikan pentingnya ber-KB kepada masyarakat terutama pada pasangan usia subur. Sosialisasi tersebut dinilai salah satu strategi yang sangat penting dalam meningkatkan masyarakat ikut KB. Karena melalui sosialisasi tersebut akan disampaikan betapa pentingnya ikut KB untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. "Dengan ikut KB, dari sisi perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.Coba bandingkan keluarga yang memiliki enam orang anak dengan keluarga yang memiliki anak dua. Tentunya yang memiliki dua anak menjadi lebih sejahtera," katanya.(antara)
BERITA TERKAIT:
|