- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Warga Labuhanbatu Keluhkan Kutipan di Sekolah
LABUHANBATU (EKSPOSnews): Di tengah slogan pendidikan gratis yang digadang-gadang, namun tetap saja, ada kalangan pihak sekolah melalukan pengutipan dana pembelian cenderamata untuk kalangan guru. Kalangan Orang tua murid meradang. Terlebih lagi, dana kutipan hingga besaran Rp20 ribu persiswa. Untuk itu, pihak orangtua siswa mempertanyakan kebijakan pihak sekolah SDN 114375 Jalan Menara Kecamatan Rantau Utara itu. Padahal, Pemerintah setempat mengaku dan mengadang-gadangkan program pendidikan gratis.
Salah seorang wali murid SD SDN 114375 Jalan Menara Kecamatan Rantau Utara berisial TH, 40 menerima surat permohonan bantuan dari pihak sekolah itu. Menurutnya, pengutipan itu dilakukan melalui surat resmi dikirim kepada masing-masing orang rua murid yang dikemas sebagai permintaan bantuan uang untuk cenderamata bagi kasek yang pindah. “Dugaan kita ini ekses dari mutasi kepala sekolah dan pengawas yang baru-baru ini dilantik Bupati Tigor. Kami heran kok janji bupati pendidikan gratis tahun 2012 malah melakukan pengutipan lagi,” kata TH, Selasa 31 Januari 2012. Dia mengaku heran dengan cara-cara yang dilakukan pihak sekolah, sebab ada saja judul dibuat untuk melegalkan pengutipan uang kepada wali murid melalui surat permintaan bantuan. Padahal, apa yang dilakukan pihak sekolah itu dianggap tidak penting dan esensial untuk dilakukan. “Kalau mutasi, ya mutasi saja. Nggak usah bebankan orang tua murid biaya membeli cendera mata. Lagian, apa mau gurunya, kalau murid-murid sudah tamat sekolah, mereka memberikan cendera mata bagi siswanya. Cara-cara saya lihat tak ubahnya seperti minta-minta bantuan seperti pengajuan proposal,” tegasnya. Kadis Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Iskandar tidak dapat dihubungi karena telephonnya tidak kunjung aktrif. Sedangkan Sekretaris Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Hobol Rangkuti tidak bersedia menjawab telephon yang masuk ke selularnya. Menanggapi hal itu, salahseorang anggota DPRD Labuhanbatu Irwansyah mengecam tindakan yang dilakukan pihak sekolah melakukan pengutipan uang untuk alasan membeli cendera mata bagi kepala sekolah yang dimutasikan bupati baru-baru ini. “Dunia pendidikan semakin kacau di Labuhanbatu. Seharusnya dana perpisahan atau alasan membeli cenderamata tidak melibatkan uang yang berasal dari orang tua murid,” kata Irwansyah. Dia menduga kuat pengutipan itu merupakan implikasi dari mutasi kepala sekolah yang dinilai syarat dengan kepentingan politik. Sebab, katanya Bupati Tigor sudah menjanjikan pendidikan gratis namun hingga saat ini belum teralisasai dan malah dana pembelian cendera mata dibebankan kepada siswa untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. “Saya menduga terjadi pelanggaran, makanya perlu dilakukan dengar pendapat dengan pihak dinas pendidikan,” tandasnya.(h)
BERITA TERKAIT:
|