- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
KasusKematian Ibu Melahirkan di Palembang Masih Tinggi
PALEMBANG (EKSPOSnews): Kasus kematian ibu melahirkan di Kota Palembang, Sumatera Selatan masih terjadi sepanjang tahun 2011, tetapi jika dibandingkan dengan target nasional jauh lebih rendah yaitu sembilan meninggal dari 27.263 kelahiran hidup.
Kepala Dinas Kesehatan Kota setempat, Gema Asiani, di Palembang, Sabtu 31 Maret 2011 mengatakan terjadi penurunan angka kematian pada tahun 2011, dibandingkan dengan tahun lalu mencapai 61 kasus kematian dari 27.263 kelahiran hidup. Sedangkan target nasional tahun 2011 sebanyak 118 kematian dari 100 ribu kelahiran hidup di Indonesia, kata dia. Menurut dia, kematian ibu melahirkan tersebut sebagian besar disebabkan oleh pendarahan dan hipertensi, dan memang perlu dilakukan penanganan khusus baik ketika hamil maupun menjelang persalinan. Namun, rata-rata kematian dalam persalinan tersebut karena banyaknya ibu hamil yang hanya datang ke dokter atau bidan ketika hendak melahirkan, sedangkan sebelumnya sama sekali tidak memeriksakan kandungan mereka kepada paramedis, tambah dia. Ia mengatakan, secara bertahap dinkes setempat melakukan sosialisasi pentingnya memeriksakan kehamilan saat ibu mulai mengandung. Pemeriksaan kandungan harus dilaksanakan secara rutin, dan selama ini telah disiapkan fasilitas gratis di puskesmas dan bidan, kata dia. Dia menjelaskan, upaya menekan angka kematian ibu melahirkan akan terus dilakukan menerjunkan tenaga medis bersosialisasi langsung ke perkampungan, pemukiman di perbatasan serta padat penduduk, karena warga kesulitan untuk datang ke puskesmas atau bidan. Pelayanan medis bagi ibu hamil juga dilakukan secara langsung dengan mendatangi kediaman warga jika memang dibutuhkan, ujar dia. Gema menambahkan, untuk mendorong persalinan selamat dan sehat, pelaksanaan program jaminan persalinan gratis juga telah dilaksanakan sejak April lalu di puskesmas dan rumah sakit di daerah itu. Saat ini, tiga puskesmas telah melayani persalinan sedangkan tahun depan bertambah dua puskesmas lagi, ditargetkan juga akan melayani persalinan gratis, tambah dia.(antara)
BERITA TERKAIT:
|