- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Jelang Tahun Baru, Lonjakan Pemudik Baru 20 Persen di Medan
MEDAN(EKSPOSnews): Menjelang H-3 perayaan Tahun Baru, lonjakan penumpang di terminal
masih belum begitu terlihat. Lonjakan hanya berkisar 20% dan dipadati
pada rute Pematansiantar-Parapat.
Kondisi ini memang berbeda dibanding tahun sebelumnya, karena tahun ini masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi mudik dengan kendaraan pribadi atau menyewa (rental) mobil. “Kalau hari ini (kemarin), lonjakan penumpang memang belum begitu tinggi,masih berkisar 20% saja.Itu pun yang padat rata-rata rute Pematangsiantar dan Parapat,” kata Kepala Terminal Amplas Asli Perangin- Angin, kepada wartawan,Kamis 29 Desember 2011. Padatnya penumpang untuk rute ini juga didukung karena adanya penyelanggaraan Pesta Danau Toba yang digelar mulai 27-30 Desember di Parapat.“ Kalau saya prediksi, puncaknya arus mudik paling besok (Jumat 30/12). Itu pun saya perkirakan tidak sampai 50%, paling hanya berkisar 30%.Kalau tanggal 31 Desember dan 1 Januari itu malah sepi penumpang karena masyarakat sudah berada di kampungnya,” terangnya. Dikatakan Asli,sepinya mudik menggunakan transportasi bus karena di tahun ini masyarakat lebih memilih mudik dengan kendaraan pribadi, seperti roda empat dan roda dua. Selain itu, masyarakat lebih memilih untuk merental mobil.“ Rata-rata sekarang masyarakat melakukan rental mobil, makanya penumpang bus mulai sepi,”tukasnya. Begitupun,dia tetap menyebutkan untuk arus mudik di terminal Amplas hingga saat ini masih aman. Untuk persiapan jumlah angkutan hingga saat ini relatif aman. Sementara, kondisi di Terminal Pinang Baris, belum ada terlihat lonjakan penumpang. Kepala Terminal Pinang Baris Arjani Siregar menyebutkan, kondisi itu disebabkan Terminal Pinang Baris hanya melayani trayek ke Banda Aceh. "Kalau lonjakan signifikan tidak ada karena kita hanya melayani ke Banda Aceh saja,warga banda Aceh juga lebih dominan muslim sehingga untuk Natal dan Tahun Baru tidak begitu mempengaruhi," katanya. Sedangkan untuk AKAP hingga saat ini tidak ada kenaikan dan jumlah bus normal, begitu juga dengan AKDP yang hanya menyediakan trayek tiga kabupaten, Binjai, Langkat dan Deliserdang. "Walaupun jelang Natal dan Tahun Baru Terminal Pinang Baris belum ada lonjakan penumpang.Itu masih sama seperti tahun lalu yang lonjakannya tidak terlalu banyak karena masyarakat sudah mulai pintar dan menggunakan jasa rental mobil dan konvoi kendaraan," pungkas Arjani. Pengusaha rental mobil yang berada di Jalan Gatot Subroto, Bowo Handoko mengaku permintaan mobil rental memang sangat tinggi. Bahkan, sejak Hari Natal 25 Desember lalu, sebanyak 10 unit mobil rentalnya sudah laris disewa. “Sejak Natal, mobil rental sudah habis semua sudah disewa. Mobil saya ada Avanza, APV, Xenia, Kijang Kapsul dan Innova,” terang Bowo. Untuk harga rental kata Bowo, berkisar Rp250.000.“Kami berikan lepas kunci (tanpa sopir) bagi penyewa yang kami kenal sebelumnya.Kalau tidak kenal biasanya kita sarankan agar menggunakan sopir,” ujarnya.(sindo)
BERITA TERKAIT:
|