- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pengguna Internet di Indonesia Inginkan Tarif Diturunkan
JAKARTA (EKSPOSnews): Pengguna layanan data di Indonesia sebesar 95 persennya adalah pelanggan prabayar, sedangkan 5 persen sisanya adalah pelanggan pascabayar. Mayoritas pengguna layanan data di Indonesia menginginkan tarif yang lebih murah.
Survei ini dilakukan oleh LPPMI dari 100 orang sampel pengguna layanan data. Dalam sambutannya di acara Diskusi Telekomunikasi Akhir Tahun, di JW Marriott, Rabu 7 Desember 2011, Kamilov Sagala, Direktur Eksekutif LPPPMI mengatakan, "81,25 persen pelanggan menginginkan tarif diturunkan, sebagian lagi, sebanyak 18,75 persen pelanggan menganggap tarif yang berlaku saat ini sudah terjangkau. Sedangkan 100 persen reponden ingin layanan yang lebih baik." Dia juga menambahkan, untuk layanan data bergerak 88 persen responden menyukai paket unlimited. 10 persen responden memilih berdasarkan volume, dan 2 persen sisanya memilih berdasarkan waktu. Terkait kualitas layanan data saat ini, Kamilov mengatakan, "Ini memang menjadi masalah kita. Antara penilaian cukup dan baik diberi sama rata masing-masing 43,7 persen. Sementara untuk kategori penilaian jelek dan jelek sekali ada 6,32 persen." Menanggapi pernyataan tersebut, Ditjen Sumber Ditjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo, Tinton Dutono mengatakan, "Saat ini harga murah saja tidak cukup karena masyarakat menuntut layanan yang lebih baik." Di sisi lain, Direktur Teknologi, Content, dan New bussines XL Axiata, Dian Siswarini berpendapat, "Tarif di Indonesia termurah dibandingkan negara lain di satu region ini. Soal kualitas memang menyesuaikan harganya." (okezone)
BERITA TERKAIT:
|