Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Selasa, 22 Mei 2012
Follow: 
Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Home  / Ragam
11 Imigran asal Afganistan Kabur Saat Rekreasi di Pantai Cermin
MEDAN(EKSPOSnews): Sebelas imigran gelap asal Afghanistan melarikan diri saat berekreasi di Theme Park,Pantai Cermin,Kamis,17 November lalu dengan cara melompati tembok lokasi wisata tersebut.

Namun, tujuh orang di antaranya sudah ditangkap. Kaburnya para imigran gelap diketahui setelah petugas tidak melihat mereka saat pemberian makan siang.Hingga kemarin, pihak Imigrasi terus melakukan pemantauan di seputar lokasi Theme Park dan Terminal Amplas.“Mereka melompati tembok Theme Park ke arah hutan bakau Pantai Cermin,” ujar Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Utara (Sumut) Bambang Widodo, Jumat 18 November 2011.

Bambang menambahkan, saat ini dua petugas Rumah Detensi Imigran (Rudenim) disiagakan di kawasan Pantai Cermin dan Terminal Amplas. Pihak Rudenim juga berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan.“Petugas sudah disiagakan secara bergantian untuk memonitor keberadaan empat imigran gelap tersebut,”tambahnya.

Tujuh imigran yang sudah diamankan antara lain, Muhammad Reza,Abdul Rahman, Aziz Ullah,Hussain,Abu Fazal, Yasin, dan Muhammad Raza. Sementara yang melarikan diri yakni, Khadim Ali, Zaman, Amainullah, dan Raza.“Kami hanya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua imigran yang tidak lancar berbahasa Indonesia dan minta diantar ke pusat kota dengan naik ojek,”ucapnya.

Pascakejadian ini, pihak Kanwil Kemenkumham Sumut akan memperketat pemberian izin rekreasi kepada para imigran gelap yang difasilitasi pihak ketiga atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asing. “Setiap kegiatan harus ada izin dan persetujuan dari Kanwil, tidak hanya pemberitahuan melalui surat,”tegasnya.

Kepala Rudenim Medan Muhartono menjelaskan,kegiatan rekreasi yang dilakukan para imigran gelap tidak mendapat izin dari Kanwil.Namun,Rudenim sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada pihak Kanwil. “Surat sudah dikirim, tapi belum dibalas,”jelasnya.

Rekreasi tersebut diikuti 89 imigran gelap, bukan 97 imigran gelap sebagaimana diinformasikan sebelumnya. Dari seluruh imigran gelap,57 orang di antaranya warga Afghanistan, 24 warga Myanmar, dan 8 warga Srilanka.(sindo)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb