Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Selasa, 22 Mei 2012
Follow: 
Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Home  / Ragam
Proyek Jembatan Layang Kualanamu Terkendala Pembebasan Lahan
DELISERDANG(EKSPOSnews): Proyek jembatan layang menuju Bandara Kuala Namu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara hingga kini masih menghadapi kendala pembebasan lahan.

"Masih ada lahan di sekitar area pembangunan jembatan layang yang belum selesai dibebaskan," kata pimpinan PT (Persero) Hutama Karya untuk proyek jembatan layang proyek Bandara Kuala Namu Berlin Tampubolon kepada ANTARA di Kecamatan Beringin, Deli Serdang, Kamis, 17 November 2011.

Sebagian lahan yang belum dibebaskan di sekitar lokasi jembatan layang atau "fly over" tersebut masih disengketakan antara warga masyarakat setempat dengan PT (Persero) Kereta Api Indonesia.

Kendati masih ada lahan yang belum selesai dibebaskan, pihak PT Hutama Karya selaku kontraktor proyek akan terus melanjutkan pengerjaan jembatan layang yang nantinya menjadi salah satu akses darat menuju Bandara Kuala Namu.

Jembatan layang itu direncanakan memiliki panjang sekitar 900 meter itu, saat ini masih memasuki tahap pemasangan tiang pancang.

"Untuk tahap I, kami sudah memasang tiang pancang di atas ruas jalan sepanjang 600 meter," ujarnya.

Sebelum akhir Desember 2011, kata Berlin, pemasangan seluruh tiang pancang direncanakan sudah selesai.

Berlin berharap kepada pihak instansi pemerintah dan kepolisian di Kecamatan Beringin agar ikut berperan meningkatkan kesadaran masyarakat setempat agar turut mendukung kelancaran pengerjaan proyek tersebut.

Pembangunan jembatan layang merupakan bagian dari paket proyek pembangunan jalan arteri sepanjang hampir 10 kilometer dari Simpang Kayu Besar Kecamatan Tanjung Morawa hingga Bandara Kuala Namu.

Di sepanjang ruas jalan arteri itu, hingga kini diperkirakan masih ada sekitar satu kilometer lagi yang belum selesai dibebaskan.

Sementara itu Asisten I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang Syafrullah, membenarkan bahwa masih ada puluhan kepala keluarga di sepanjang ruas proyek arteri Tanjung Morawa-Bandara Kuala Namu yang belum rela melepas lahan mereka.

"Kami sudah empat kali melakukan pertemuan dengan warga pemilik lahan, tetapi mereka belum bersedia mengosongkan lahan untuk jalan arteri," ucap Sekretaris Tim Pembebasan Tanah untuk jalan arteri Tanjung Morawa-Kuala Namu itu.

Warga yang lahannya terkena proyek jalan arteri umumnya meminta harga lahan di atas harga yang ditetapkan oleh pemerintah.

Akibat belum ada titik temu soal harga lahan, tim pembebasan tanah dari Pemkab Deli Serdang menyatakan akan menitipkan uang ganti rugi ke pengadilan.

"Walaupun masih ada warga yang belum bersedia mengosongkan lahan mereka, tetapi proses pembebasan lahan dan pengerjaan proyek akan tetap dilanjutkan," tambahnya.(antara)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb