- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
5 Siswi SMA 3 Siantar Kesurupan
Jansen
Salah seorang siswi SMA 3 yang sempat mengalami kesurupanPEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Lima orang siswi SMA Negeri 3 Jalan Pane,
Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar tiba - tiba mengalami
kesurupan, Kamis 20 Oktober 2011, saat Proses Belajar Mengajar (PBM)
berlangsung.
Kejadian ini tergolong unik, karena ada tiga orang remaja yang sempat diamankan pihak sekolah, karena gerak - geriknya mencurigakan. Namun, ketiganya yang sempat dibawa ke Polres Kota Pematangsiantar itu akhirnya dilepas. Ke lima siswi yang mengalami kesurupan yakni Debora Fransiska (kelas II), Putri Parapat (kelas I), Mika (kelas I), Hica (kelas II), dan Lasma (kelas II). Para siswi ini sempat dibawa ke ruangan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), untuk ditenangkan, dan tak berapa lama kondisinya sadar. Penjaga Sekolah SMA 3, Ferry Siahaan menuturkan, awalnya ada tiga orang remaja terdiri dari dua cewek dan satu cowok mendatangi lokasi sekolah, sekira pukul 11.00 WIB. Saat ditanya, kedatangan mereka menyampaikan jika ada salah seorang siswi akan mengalami kesurupan. Ketiganya lalu memanggil temannya yang juga siswi di SMA Negeri 3, dan tiba - tiba langsung pingsan dan mengalami kesurupan. Mengetahui hal itu, ketiga remaja ini meminta agar seluruh ruangan kelas di SMA Negeri 3 ditutup, agar tak semua kena kesurupan. Hal ini jelas menimbulkan kecurigaan pihak sekolah atas ketiga remaja yang diketahui bukan siswa/i SMA Negeri 3 itu. Apalagi ketiganya mengaku mempunyai teman yang bisa menyembuhkan kesurupan. "Ketiganya lalu dinterogasi pihak sekolah, namun karena memberikan keterangan berbelit - belit, akhirnya dilaporkan Kepsek, B Sihombing pada polisi," ujarnya. Sementara itu, salah seorang siswi yang mengalami kesurupan, Putri mengaku, jika setelah dirinya sadar, merasa sesak saat melihat ketiga remaja tersebut. Sedangkan siswi lainnya mulai agak tenang, setelah sebelumnya tampak menangis, dan berteriak. . Sedangkan ketiga remaja yang sempat dibawa ke Polres Pematangsiantar di Jalan Sudirman, akhirnya dilepaskan. Menurut Kepala SPKT, Aiptu P Sihombing, ketiganya dituding membawa hantu ke SMA Negeri 3, sehingga ada beberapa siswi kesurupan. Dikatakan, dari hasil interogasi yang dilakukan, jika dari ketiganya, diketahui ada siswi SMA Negeri 4, bernama Uli Simanjuntak, dan boru Siregar siswi SMA Negeri 1. Sedangkan satu orang lagi tak bersekolah. Sihombing menurutkan, jika ketiganya teman dari Mika. "Awalnya Mika mengirikan pesan singkat pada Uli, dan minta tolong agar datang ke sekolahnya, karena merasa diikuti mahluk halus," sebutnya. Menurutnya, persis di gerbang sekolah, ketiganya bertemu Mika yang tiba - tiba pingsan, dan langsung ditangkap boru Siregar. Mika lalu dibawa ke ruangan kelas, tanpa memberitahukan pada pihak sekolah jika ada yang mengalami kesurupan. Namun, karena diketahui jika ketiganya bukan siswa SMA Negeri 3 dan untuk pengamanan, akhirya dibawa ke kantor polisi. "Ketiganya dituding penyebab terjadi kesurupan itu. Penjelasan dari ibunya Mika jika putrinya sebelumnya juga sudah pernah mengalami kesurupan," sebutnya mengakhiri. (js)
BERITA TERKAIT:
|