- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Tender DAK 2010 di Disdik Siantar Ditunda
PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Pelaksanaan tender proyek Dana Alokasi
Khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2010, akhirnya ditunda pihak Dinas
Pendidikan Kota Pematangsiantar, Selasa 4 Oktober 2011.
Namun, penundaan yang dilakukan panitia lelang Disdik itu dinilai tak sesuai etika dalam dunia konstruksi. Karena jika ada penundaan seharusnya disampaikan saat Aanwajing (pemberian penjelasan). "Jika ada pembatalan tender harusnya disampaikan saat Aanwajing. Karena tendernya sudah diumumkan baik di website Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumatera Utara LPSE," sebut Wakil Ketua Asosiasi Pelaksana Konstruksi Nasional Siantar -Simalungun (Aspeknas), Amri Simanjuntak. Menurutnya, penundaan tender itu diketahuinya saat akan mendaftar di kantor Disdik Jalan Merdeka, Selasa 4 Oktober 2011. Ternyata ada pengumuman tender ditunda. Dikatakan, pembatalan itu jelas menyalahi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, dan ini menunjukkan panitia tak profesional. Menurutnya, jika pun ada pembatalan tenderan karena hal bersifat krusial seperti hubungan Pemko Pematangsiantar, dan DPRD belum harmonis. Termasuk ada indikasi temuan yang bermasalah dengan hukum terkait proses tender tersebut. "Tak sembarangan dibatalkan proses tender. Ini tak sesuai etika dalam dunia konstruksi," paparnya. Kepala Unit Layanan Pengadaan Disdik Kota Pematangsiantar, Meisahri Uga, membenarkan adanya penundaan tender tersebut. Dia beralasan, penjadwalan proses tender dikaji ulang agar lebih matang. "Tender direncanakan akan dibuka kembali pada 7 Oktober 2011," sebutnya melalui pesan singkat. Sebelumnya, proses tender proyek DAK berbiaya Rp 10 miliar lebih ini menuai protes dari para rekanan (kontraktor-red), Senin 3 Oktober 2011. Pasalnya, proses tender diumumkan di LPSE Sumut pada tanggal 3 Oktober, sedangkan sesuai jadwal disebut pendaftaran mulai 28 September 2011. Selain itu, saat rekanan mendaftar, justru dokumen tak ada diberikan panitia. Untuk proyek DAK kali ini, ada 12 paket pengerjaan bersifat tender. Sedangkan 43 paket lainnya Pemilihan Langsung (PML) dan Penunjukan Langsung (PL). Dalam proyek DAK ini, terdiri dari pembangunan ruang perpustakaan, rehab serta pembangunan ruang kelas, pengadaan buku, alat peraga, dan laboratorium. (js)
BERITA TERKAIT:
|