Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Selasa, 22 Mei 2012
Follow: 
Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Home  / Ragam
Proses Tender DAK di Disdik Siantar Nyaris Ricuh
Jansen
Pesta Manurung yang emosi pada PPK tender proyek DAK di Disdik Sianta
PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Pelaksanaan proses tender di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar, Senin 3 Oktober 2011, nyaris ricuh akibat adanya aksi protes dari rekanan (kontraktor).

Ini dipicu akibat kekecewaan terhadap panitia tender proyek dengan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010, yang diperkirakan sebesar Rp 10 miliar lebih. Rekanan menilai seharusnya tender itu harusnya diumumkan pada tanggal 28 September 2011 di website Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sumatera Utara. Ternyata diketahui Unit Layanan Pengadaan Disdik mengumumkan tender itu, Senin 3 Oktober 2011, setelah di cek rekanan siang harinya.

Akibatnya, salah seorang rekanan, Pesta Manurung selaku Direktur CV Diesta Mandiri Sejahtera, langsung mendatangi ruangan Panitia Pembuat Komitmen (PPK), Jonson Sitinjak. Pesta langsung mempertanyakan perihal pengumuman tender itu, dan menilai hal ini jelas merugikan rekanan.

Bahkan Pesta meluapkan emosinya karena kecewa atas kinerja panitia lelang. Menurutnya, panitia juga tak ada menyedaikan dokumen lelang bagi para rekanan yang akan mendaftar.

"Ini jelas tindakan penipuan dan merugikan rekanan, dan akan saya laporkan ke polisi," ujar Pesta.

Dikatakan, dengan waktu yang sempit, tak memungkinkan bagi rekanan untuk mempelajari dokumen tersebut. Pesta juga meminta agar proses tender itu dibatalkan dan dilakukan penjadwalan ulang.

Sedangkan Jonson tampak hanya terdiam melihat aksi kemarahan dari Pesta Manurung. Kabid Perancanaan dan Informasi Disdik ini hanya menjelaskan, jika ini urusan panitia lelang dan bukan PPK. Tak berapa lama, Jonson pergi meninggalkan ruangan kerjanya.

Menurut Pesta, sesuai Perpres Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa, tender jangan diumumkan panitia jika belum mempersiapkan administrasi dokumen, termasuk dananya. Dirinya menduga ada asumsi untuk memenangkan tender itu pada pihak tertentu.

Sementara Kadis Disdik, Setia Siagian bersikeras menyatakan jika tender itu telah diumumkan di LPSE pada 28 September lalu. Dia juga membantah jika pengumuman itu dilakukan 3 Oktober, dan menuding rekanan telah berbohong.

"Dokumen tender sudah ada, dan tinggal di print. Artinya tak ada masalah dengan proses tender ini," ujar Setia saat didampingi Kepala Unit Layanan Pengadaan, Meisahri Uga.

Hal senada juga disampaikan Meisahri Uga, dimana menurutnya ada kerusakan di komputer kemarin, saat dokumen mau di print. Sehingga pihaknya akan memberikan soft copy dengan cara dibakar di VCD. Hanya saja dia beralasan pihak yang mengerjakannya belum selesai membakar VCD itu.

Mengenai protes rekanan agar jadwalnya diubah, menurutnya nanti akan dibahas saat Aanwajing (pemberian penjelasan) untuk dipertimbangkan. Dia juga mengaku belum ada rekanan yang mengambil dokumen hingga saat ini. (js)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb