Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Selasa, 22 Mei 2012
Follow: 
Bom Rakitan Aktif Ditemukan di Aceh
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Home  / Ragam
8 Siswa SMK Swasta di Kisaran Mendadak Kompak Kesurupan
KISARAN(EKSPOSnews): Sebanyak 8 siswi Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Swasta Asahan di Jalan Wirakarya, Kisaran Timur, Kabupaten Asahan mengalami kesurupan secara bersamaanl. Mereka menjerit-jerit histeris tanpa sebab. 

Peristiwa kesurupan massal baru pertama kalinya terjadi di sekolah swasta tersebut terjadi pada saat jam belajar sedang berlangsung. “Kami enggak tahu bagaimana awalnya,karena tiba-tiba saja siswi sudah histeris secara bergantian tanpa sebab yang jelas,”ujar salah seorang guru di SMK Asahan Swasta Ashari Ardi, Senin 19 September 2011.

Ashari mengatakan, siswa yang pertama kali mengalami kesurupan adalah Rizka dan Rizki.Keduanya siswi kelas satu jurusan adminsitrasi perkantoran. Tanpa sebab yang jelas, kedua siswi yang bersaudara kembar ini menjerit-jerit histeris tak karuan. Tubuhnya pun secara tibatiba mengejang. 

Menurut laporan dari siswa lainnya,kedua kakak beradik tersebut mengalami kesurupan setelah habis menggunakan toilet sekolah. Seperti penyakit menular, dari Rizka dan Rizki kesurupan menjalar ke siswa lainnya saat kedua siswi tersebut dimasukkan ke dalam kelas setelah mengalami proses penyadaran. 

Secara satu persatu, sebanyak enam siswi lainya jadi ikut berjatuhan mengalami kesurupan . Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Asahan lewat Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Darmawan mengatakan, penyebab peristiwa itu bisa saja karena faktor psikologis dari masalah di rumah yang terbawa hingga ke sekolah.

“Atau memang karena beban mental terkait dengan beban belajar di sekolah,” ujarnya. Oleh sebab itu pendekatan kepada siswa sangat penting untuk mengetahui kondisi mereka.(si)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb