• Home
  • Ragam
  • Foto Mesra Gubernur Bengkulu Non Aktif Beredar di Internet

Foto Mesra Gubernur Bengkulu Non Aktif Beredar di Internet

Rabu, 7 September 2011 | 17:03:40
BENGKULU (EKSPOSnews): Masyarakat Bengkulu merasa prihatin beredarnya poto mesra mirip Gubernur nonaktif Agusrin Maryono Najamudin dengan seorang wanita muda di media massa dan dunia maya (Facebook) dua hari terakhir.

"Kami sebagai wakil rakyat juga ikut malu dan prihatin kok bisa terjadi hal demikian, sedangkan masyarakat selalu mengharapkan pemimpin menjadi contoh dan tauladan," kata anggota DPRD Provinsi Bengkulu M Sis Rahman, Rabu 7 September 2011.

Beredarnya poto mesra itu hendaknya tidak perlu ada tanggapan khusus dari pejabat di Bengkulu karena akan membuat suasana menjadi keruh dan tudingan negatif makin tajam terhadap gubernur nonaktif tersebut.

"Kita berharap poto mesra itu hendaknya hanya rekayasa belaka dari pesaing politik dan bukan benar terjadi seperti dibayangkan masyarakat Bengkulu sekarang ini," ujarnya.

Ia menilai, dengan berbagai petaka melanda Bengkulu akhir-akhir ini mulai bencana gempa bumi, pejabat ramai-ramai terlibat korupsi hingga ke poto mesra saat ini menjadi konsumsi masyarakat akan membuat Bengkulu makin terbelakang.

Padahal masyarakat mengharapkan daerahnya bisa mengejar ketertinggalan dan bersaing dengan provinsi lebih maju baik dari segi ekonomi, pembangunan, pendidikan hingga ke moral para pejabat.

Dengan demikian masyarakat hendakya tidak terlalu serius menanggapi poto mesra tersebut dan lakukanlah kegiatan sehari-hari, terutama bagi petani lebih terfokus pada peningkatan produksi saja, ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Bengkulu Ir Ali Berti bersama Ketua Dewan Riset Daerah Urip Santoso memberikan keterangan pers terkait beredarnya poto mesra mirip Gubernur nonaktif Agusrin Maryono Najamuidin.

Para pejabat di Provinsi Bengkulu merasa terganggu dalam menjalankan tugas sehari-harinya setelah melihat poto mesra di dunia maya, sehingga Plt Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah sepontan mempercayakan kepada Kadis Infokom klarifikasi kepada masyarakat.

Ali menyampaikan bantahan langsung dari Agusrin bahwa poto mesra itu bukan dirinya karena poto itu merupakan permainan teknologi dan tidak perlu ditanggapi, ujarnya.

Ia mengatakan, Pemprov Bengkulu sampai saat ini belum mengambil sikap apapun termasuk laporan dugaan pencemaran nama baik kepala daerah kepada aparat penegak hukum.

Sekarang Pemprov Bengkulu masih mengumpulkan data dan meminta bantuan Dewan riset daerah untuk menyelesaiakn masalah tersebut, tambahnya.

Ketua Dewan Riset Daerah Bengkulu Urip santoso mengatakan, akan memanggil pakar telematika untuk menyelidiki kebenaran poto tersebut melalui riset, kemudian baru membuat pernyataan.(an)

BERITA LAINNYA
Warga Batam Keluhkan Pencemaran Ecogreen
Kamis, 3 September 2015 | 14:50:41
Kontes Batu Akik di Medan
Rabu, 2 September 2015 | 05:23:39
Nelayan Pantura Mulai Melaut
Selasa, 1 September 2015 | 10:25:10
Festival Ayam dan Telur di Bandarlampung
Jumat, 28 Agustus 2015 | 14:54:10
Kerajinan Wayang Masuki Pasar Singapura
Jumat, 28 Agustus 2015 | 14:50:54
Giok Aceh Dipatenkan
Senin, 24 Agustus 2015 | 14:47:50
Pekerja Asing Berkeliaran di Langkat
Senin, 24 Agustus 2015 | 04:28:02
Pemkab Pakpak Bharat Bantu Listrik Warga
Jumat, 21 Agustus 2015 | 04:50:57
Masyarakat Karo Butuh Penyuluh Atasi Debu Sinabung
Kamis, 20 Agustus 2015 | 04:49:32
Kodim Magetan Bangun 190 Jamban Masyarakat
Minggu, 16 Agustus 2015 | 13:10:15
BERIKAN KOMENTAR
Top