- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Siswa SMAN 4 Jalan Patimura Kesurupan,Belum Diketahui Penyebabnya
Jansen
Siswa SMA Negeri 4 Jalan Patimura Pematangsiantar yang mengalami kesurupanPEMATANGSIANTAR(EKSPOSnews): Sejumlah siswa SMA Negeri 4 Jalan Patumira mulai dari kemarin, Rabu (27/1), hingga Kamis (28/1) mengalami kesurupan saat mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah yang sebelumnya akan diruislag (tukar-guling) Pemko Pematangsiantar.
Dari mulai kemarin, ada empat orang siswa yang mengalami kesurupan, saat mengikuti pelajaran di ruang kelas. Selanjutnya, keempat siswa kelas III IPS 2 dibawa keruangan Komite Sekolah. Salah seorang guru, Abdurahman Nasution mengatakan tidak mengetahui apa penyebab ketiganya mengalami kesurupan. Namun, menurutnya, kondisi para siswa tersebut sudah mulai membaik dan dierbolehkan pulang. Namun, Kamis (28/1), siswa yang mengalami kesurupan semakin bertambah dan kejadiannya tetap diruang yang sama. Ada lima siswa yang mengalami kesurupan diawali dengan kejang-kejang dan menjerit histeris. Beberapa guru mencoba untuk melakukan upaya penyadaran dengan memindahkan lima siswa dari dalam kelas III IPS 2. Upaya yang dilakukan dengan cara mengusap-usap wajah para siswa yang kesurupan, mulai ada perubahan. Namun, ada juga beberapa siswa yang sempat berontak dan melakukan perlawan dengan mengucapkan kata-kata kasar. Selanjutnya, siswa yang kerasukan, mendapat siraman rohani dan pencerahan iman dari guru agama dan salah seorang pendeta yang didatangkan langsung ke lokasi sekolah tersebut. mereka masing masing. Kejadian ini, tidak membuat PBM di SMA Negeri 4 terganggu, dan tampak disetiap ruangan kelas, proses belajar dan mengajar tetap berlanjut sebagaimana biasa. Salah seorang guru, Aisah Lubis mengatakan sama sekali tidak menduga peristiwa itu terulang kembali. “Kami tidak tahu apa penyebabnya para siswa kesurupan, dan berharap setelah mendapat pencerahan iman tetap dihimbau agar tidak lengah,” ujarnya. Sementara itu beberapa siswa mengaku ada yang terkejut atas kejadian tersebut. Namun, ada juga yang mengaku tidak takut atas kejadian tersebut, karena ada kemungkinan akan terulang kembali seperti kemarin. Bahkan para siswa ini memprediksi, kejadian yang sama akan kembali terulang. Namun, mereka (para siswa-red) menilai, ada kemungkinan teman-temannya tidak memiliki iman yang teguh, sehingga gampang dirasuki semacam mahluk halus.(jansen)
BERITA TERKAIT:
|