• Home
  • Pariwisata
  • Tatar Sepang Kawasan Konservasi Penyu Terbesar di Asean

Tatar Sepang Kawasan Konservasi Penyu Terbesar di Asean

Sabtu, 4 September 2010 | 05:51:39
SUMBAWA BARAT (EKSPOSnews): Ketua Yayasan Konservasi Tatar Sepang, Sekongkang, Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat, Husain Bafadal, mengatakan Tatar Sepang tercatat sebagai kawasan konservasi Penyu terbesar se Asia tenggara.

"Itu berdasarkan hasil penelitian lembaga perlindungan keanekaragaman hayati dunia (WWF) yang berbasis di Australia, yang baru-baru ini melakukan aktivitas risetnya di Sekongkang," katanya, di Sumbawa Barat, Jumat 3 September 2010.

Yayasannya mencatat di kawasan konservasi laut dan pantai Tatar Sepang tidak kurang memproduksi sedikitnya 4.600 anak penyu (Tukik) setiap bulannya. Dan setiap bulan pula, yayasan itu melepas 500 sampai 1.000 tukik di seluruh perairan Sumbawa Barat.

"Kita sudah banyak lakukan aksi penangkaran penyu berkerja sama dengan pemerintah dan Newmont," ujarnya.

Hingga akhir Agustus lalu, jumlah tukik yang masih ditangkar di kawasan konservasi tersebut berjumlah 800. Tukik-tukik itu terdiri atas 6 species berbeda. Beberapa di antaranya adalah penyu yang dilindungi dan termasuk langka, penyu hijau dan Penyu pipih.

Yayasan Tatar Sepang sendiri, menurut Husain, adalah satu-satunya yayasan yang diakui dan kini menjadi mitra resmi Newmont dan pemerintah guna melakukan program pemeliharaan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati.

Menurut Husain, yayasannya pernah bekerja sama dengan Licardo Barlo, seorang peneliti WWF Australia yang ketika itu tengah melakukan riset di Sekongkang, terutama di wilayah konservasi Tatar Sepang.

Ketika itu, menurut Licardo, WWF mencatat dari riset yang dilakukan mulai di Kepulauan Hindia sampai Malaysia, wilayah Tatar Sepang adalah kawasan yang paling banyak memproduksi penyu di Asia Tenggara. "Ini tentu saja membanggakan, kita punya warisan keankeragaman hayati terbaik dunia," katanya.

WWF dilaporkan ternyata memiliki jaringan lebih dari 40 Negara termasuk di Asia dan Eropa. Di Indonesia, menurut situs wwf. or.id, WWf Indonesia berkantor pusat di Jakarta dan memiliki jaringan kantor perwakilan di seluruh Indonesia.(ant)


BERITA LAINNYA
Homestay Bermunculan di Sabang
Senin, 4 Januari 2016 | 05:58:26
Pemenang The NextDev Kunjungi Korea Selatan
Minggu, 6 Desember 2015 | 16:28:42
Festival Danau Toba 2015 Mubazir
Kamis, 19 November 2015 | 19:43:04
Songket Palembang Menuju Warisan Dunia
Kamis, 19 November 2015 | 19:40:52
Taput Godok Rencana Induk Kepariwisataan
Rabu, 11 November 2015 | 20:07:15
Kembangkan Potensi Wisata Indonesia
Selasa, 10 November 2015 | 16:03:29
Kawasan Balai Bolon Jadi Pusat Kuliner Pematangsiantar
Minggu, 20 September 2015 | 05:53:52
Tombak Sulusulu Bakkara Akan Jadi Cagar Budaya
Sabtu, 19 September 2015 | 06:16:17
Menggaet Wisatawan Lewat Rusia
Rabu, 16 September 2015 | 11:18:14
Pasaman Barat Sediakan Penginapan Tds
Minggu, 13 September 2015 | 16:35:00
Menjaring Wisatawan dari Jerman
Sabtu, 12 September 2015 | 06:40:06
BERIKAN KOMENTAR
Top