Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Sabtu, 19 Mei 2012
Follow: 
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Inilah Sejumlah Festival Spektakuler di Dunia
Festival au Desert
JAKARTA (EKSPOSnews): Anda mau bepergian ke luar negeri? Sulit mendapatkan tontonan yang menarik dan mengundang banyak tawa? Silahkan Anda memilih sejumlah festival spektakuler yang berlangsung di seluruh dunia.

Sesungguhnya, banyak festival aneh-aneh digelar di seluruh dunia. Mulai dari festival musik rock Woodstock hingga festival unik Nude-A-Poppin’ Pageant atau pemilihan ratu telanjang, di Indiana, Amerika Serikat.

Festival au Desert (Festival in the Desert)

Sesuai namanya, festival musik ini diadakan di gurun, tepatnya di Essakane, Mali, 65 km dari Timbuktu, Afrika. Waktu tempuhnya kira-kira setengah hari dengan menggunakan mobil atau tiga hari dengan naik unta. Jadi, bisa dibayangkan betapa jauh dan misteriusnya festival ini. Para musisi yang tampil datang dari berbagai belahan dunia, namun yang menjadi daya tarik ialah tampilnya musisi tradisional Tuareg, yaitu suku yang tinggal di sepanjang gunung Sahara dan mayoritas muslim. Daya tarik lainnya ada pada pertunjukkan tari, permainan pedang, dan lomba lari unta. Pada malam hari konser musik dilakukan di atas panggung. Listrik untuk tata lampu didapat dari generator. Sementara air didapat dari penampungan air bersih. Festivalnya sendiri diadakan setiap awal Januari.

Cooper’s Hill Cheese Rolling

Ini salah satu festival di Inggris yang aneh, namun menyenangkan. Komedian Patrick McGuiness menyebutnya sebagai “The granddaddy of weird sports”. Seaneh apa? Jadi, puluhan orang akan meluncur atau perosotan dari atas bukit yang tinggi hingga ke kaki bukit. Tak jelas berapa jaraknya, yang pasti bukit tersebut lumayan terjal dan sangat bisa melukai peserta yang mengikuti festival ini. Umumnya para peserta akan terkilir sampai patah tulang. Awalnya, peserta tak cuma diharuskan meluncur tapi juga merebut keju besar yang juga diluncurkan ke bawah bukit.

Tapi karena peristiwa “peluncuran” manusia saja sudah cukup berbahaya (kecepatannya bisa sampai 112 km/jam), maka festival ini tak lagi menggunakan keju. Meski berbahaya, banyak peserta yang datang langsung ke Bukit Cooper di Costwolds. Banyaknya peserta pula yang akhirnya membuat festival ini tidak diadakan pada tahun ini, walau pada Mei 2011 masih ada harapan untuk diselenggarakan lagi.

Durbar Festival

Durbar Festival diadakan di Nigeria, tepat sebelum hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Festival ini berisi parade pasukan raja dengan kuda-kuda yang memakai kostum. Parade di mulai dengan doa, kemudian raja dan pasukannya akan melakukan parade ke penjuru kota diiringi alunan musik. Parade akan berakhir di istana raja.

Regatta of St Ranieri

Ini adalah lomba menyusuri Sungai Arno di Italia sebagai penghormatan terhadap gedung Pisa. Lomba dengan menggunakan kapal ini mengharuskan peserta menyusuri jarak sejauh 1.500 meter. Uniknya, hadiah untuk pemenang bukanlah uang atau barang melainkan hewan-hewan, seperti domba atau babi. Hadiah berupa hewan memang mengacu pada dasar dari diadakannya kompetisi ini pada abad ke-13 yaitu untuk memperebutkan tanah dan kejayaan. Sesuai fakta, mereka yang berhasil merebut tanah atau lahan berhak atas hewan yang hidup di tanah tersebut. Festival ini diadakan pada 17 Juni setiap tahunnya.

Burning Man

Burning Man adalah festival yang merayakan seni dengan cara yang radikal. Di festival ini, ada banyak patung-patung raksasa, seni instalasi unik, sampai mobil, dan pameran kostum. Namun yang paling menakjubkan ialah lokasi buatan yang disebut Black Rock City dengan luas 160 km, lengkap dengan nama jalan, rambu jalan, dan kafe-kafe. Meski begitu, konsumerisme berlebihan dilarang di tempat ini. Panitia penyelenggara mewanti-wanti pengunjung untuk tidak berharap dihibur di tempat ini melainkan mereka yang harus menghibur diri dan teman-teman mereka. Pengelola hampir tak menjual apa pun, kecuali minuman. Festival ini diadakan setiap hari Senin pekan pertama di bulan September.

Fiesta de Santo Tomas

Diselenggarakan selama sembilan hari penuh (13–21 Desember), festival di Guatemala ini menjadi salah satu festival terbesar di Amerika Selatan. Tak beda jauh dengan festival di Barcelona, Fiesta de Santo Tomas juga menyelenggarakan banyak acara, seperti pesta kostum dan topeng. Atraksi yang paling mengerikan ialah orang-orang yang satu kakinya digantung di tempat yang tinggi dan diputar-putar. Saking mengerikannya, ada yang sampai meninggal dunia. Secara keseluruhan, festival ini menggabungkan antara budaya suku Maya dan tradisi Natal.

Naghol

Jika ingin tahu bagaimana rasanya bungee jumpingyang asli, cobalah ikuti festival Naghol di Vanuatu, sebuah negara kepulauan di sebelah timur Australia. Festivalnya lumayan membuat bulu kuduk berdiri, bukan hanya soal ketinggiannya tapi juga risikonya yang sangat berbahaya. Pertama, ketinggian menaranya (dibuat dari kayu-kayu selama lima minggu) sekitar 15 hingga 30 meter. Kedua, berbeda dengan tali bungee jumping modern, tali di festival ini ditarik dari atas menara hingga siapa pun yang menariknya harus tepat dalam bertindak. Jika menariknya terlalu cepat, maka dia akan tergantung terus di udara. Tapi jika terlambat, nyawa risikonya.

Tak heran, jika sebelum naik ke atas menara, para pria yang akan melakukan bungee jumping dipersilakan mengucapkan pesan terakhirnya. Dalam tradisi di Naghol, festival ini bukan acara sembarangan. Bungee jumping dianggap sebagai bukti kejantanan. Anak-anak yang telah berusia 7 tahun diwajibkan mengikuti upacara ini. Sejarah bungee jumping dalam Naghol Festival berawal saat seorang istri kabur dari rumah karena dipukuli suaminya. Melihat istrinya terjun bunuh diri, sang suami lantas ikut bunuh diri. Padahal sesungguhnya istrinya mengikat kakinya dengan tali agar tetap hidup. Karena peristiwa ini, upacara bungee jumping juga dianggap sebagai pembuktian kaum pria bahwa mereka tak akan bisa dikelabui kaum perempuan lagi. Festival ini diadakan tiap hari Sabtu, antara April atau Mei.

Noche de Brujas (Night of the Witches)

Ini adalah festival tempat berkumpulnya para dukun, peramal, tukang sihir, dan penyembuh dari seluruh penjuru Meksiko. Mereka berkumpul di Laguna Catemaco untuk melakukan semacam upacara pembersihan diri dari segala kekuatan negatif. Tentu saja para pengunjung juga bisa diramal atau ikut dibersihkan dirinya dari kekuatan jahat. Jika di Indonesia, mungkin mirip dengan upacara ruwat.

Festival ini diselenggarakan untuk memperingati konferensi para dukun yang dilakukan tahun 1970. Sejak saat itu festival ini pun diadakan setiap bulan Maret. Selain festival ini, Kota Catemaco juga menawarkan pemandangan yang indah dan tempat wisata yang menarik, seperti Monkey Island yang menjadi tempat berkeliarannya monyet-monyet liar.

Carnevale Venezia (Venice Carnival)

Ini adalah festival kostum dan topeng, diadakan menjelang musim semi. Diselenggarakan dua minggu sebelum Rabu Abu (perayaan 40 hari sebelum Paskah). Topeng-topeng yang dipakai dalam festival ini sangat unik, umumnya terbuat dari kulit. Sedangkan topeng yang asli justru dibuat lebih simpel. Venice Festival digelar pertama kali pada 1268. Namun saat pemerintah Australia berkuasa di Italia, festival ini dilarang diadakan. Begitu juga saat pemerintahan fasis berkuasa. Festival mulai aktif diadakan lagi sejak tahun 1980-an.

Festes de La Merce

Festival ini diselenggarakan untuk menghormati sejarah Saint of Barcelona, Spanyol, yang kabarnya memindahkan logam besar yang muncul di Kota Barcelona. Setelah memindahkan logam, Saint of Barcelona tak pernah muncul lagi dan dia dipercaya masyarakat tetap menjadi masyarakat dari kemunculan kembali logam tersebut. Festival ini diseleng-garakan selama empat hari, antara tanggal 24 September. Ratusan kegiatan digelar di sini, mulai dari parade, konser, pesta kembang api, kompetisi renang menyeberangi pelabuhan, sampai menyaksikan “human tower” atau manusia yang bertumpuk-tumpuk seperti melakukan pertunjukan cheerleader.

Human tower tersebut bisa sampai setinggi delapan tingkat dan bisa disaksikan di Placa de Sant Jaume. (dari berbagai sumber)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb