Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Sabtu, 19 Mei 2012
Follow: 
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Parapat Go-es & Fun With Famili 2012
Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
 Serah Terima Jabatan PJP PTPN IV Medan
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Sertijab Direksi PTPN IV
Tarakan Pintu Wisata Bahari Indonesia
Ilustrasi
TARAKAN (EKSPOSnews): Dipilihnya Kota Tarakan sebagai pintu masuk lintas wisata bahari bagian utara Indonesia diharapkan memiliki dampak positif bagi masyarakat Tarakan.

Ketua Panitia Nasional Sail Indonesia (PNSI), Raymond T Lesmana mengatakan, saat ini Indonesia telah tertinggal dengan negara tetangga Malaysia dalam mengolah wisata bahari. Bahkan, salah satu kota bagian Malaysia, Kota Kinabalu ,disebut-sebut sebagai yang terbaik dan terbesar di asia dalam penanganan wisata bahari.

"Kenapa kita berpikir demikian? Karena kita sudah tertinggal sehingga kita perlu menyiapkan diri untuk mengantisipasi kesiapan-kesiapan kita," kata Raymond kepada Radar Tarakan di sela-sela kunjungannya ke Tarakan.

Raymond mengatakan, lintas wisata bahari sangat efektif dalam peningkatan mutu ekonomi yang tentunya sangat berpihak kepada masyarakat. Namun pada akhirnya juga sangat dibutuhkan andil pemerintah yang harus proaktif menyikapi wisata bahari ini dengan baik. "Nah di situlah kita berharap pemerintah dapat menyiapkan sarana untuk menampung mereka, karena ini sifatnya mempromosikan yang tentunya sangat menghasilkan bagi masyarakat, sehingga pemerintah harus menyiapkan diri sedini mungkin agar dapat mengantisipasi ketertinggalan dalam mengemas wisata bahari yang kaya ini," tuturnya.

Dijelaskan, di Indonesia terdapat dua arah lalu lintas wisata bahari, yakni arah timur ke barat dan sebaliknya, barat ke timur. Melihat hal ini, Tarakan dilirik menjadi entry point untuk dijadikan start awal lintas wisata bahari dari arah barat ke timur. "Tarakan ini akan membuka pintu arah barat ke timur," ujarnya.

Mengenai tingkat efektifitas, Raymond menegaskan, persoalan wisata bahari ini perlu kebijaksanaan kepala daerah sebagai kunci ketegasan sehingga masyarakat sebagai pelaku ekonomi dapat merasakan keuntungan dari wisata bahari ini. Selain itu, lintas sektor juga harus memperhatikan point-point yang bisa membangun dan memajukan program wisata bahari ini. salah satunya adalah adanya regulasi (peraturan) yang bisa dipergunakan untuk membantu kelancaran program ini.

"Menyikapi hal ini ada banyak hal atau kaedah-kaedah yang akan ditimbulkan dan harus dibijaki negara ini, sehingga wisata bahari ini bisa berjalan dengan baik sehingga seluruh komponen dapat berjalan beriringan," jelasnya.

Raymond menuturkan, maksud kunjungannya bersama rombongan dari berbagai kabupaten/kota kali ini selain mengharapkan komitmen Wali Kota Tarakan, dirinya juga berharap seluruh komponen pemerintah daerah bergabung dan menyatakan konsistensinya menjalani program ini serta menyampaikan visi dan misi masing-masing daerah.

"Kita mengundang semua kepala daerah, tapi dengan berbagai alasan, akhirnya yang datang hanya belasan orang saja. Namun, kita sangat berharap seluruh pemikiran tersebut bisa disatukan dalam rangka menyambut baik Sail Indonesia ini," tambahnya.

Ditambahkan, Tarakan sebagai kawasan entry point harus bisa bekerja keras untuk membangun sistem ini, baik berupa regulasi, sosialisasi kepada masyarakat dan hal lain yang memungkinkan mendukung program ini. "Motivasi ini dicerna dulu, kalau semua siap, mulailah dari daerah itu sendiri. berikan gagasan dan ide cemerlang, fakta dan bersilaturahmilah dengan daerah lain," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, tahun depan akan dilaksanakan rally kapal layar yang mengarah dari barat ke timur, yakni ke Benua Australia. "Kita akan buat rally kapal layar tahun depan yang mengarah dari barat ke timur menuju ke Benua Australia," ujarnya.(ant)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb