Tradisi Patita di Bali

Minggu, 12 Mei 2013 | 02:57:55
DENPAsAR (EKSPOSnews): Warga Maluku yang berdomisili di Bali menggelar tradisi "patita" atau makan bersama yang menunjukkan kerukunan di antara warga Ambon yang memeluk agama Islam dan Kristen.

"Tradisi ini tetap kami pertahankan di sini dan adalah bagian dari peringatan hari Pattimura," kata Samuel Uruila selaku Ketua Ikatan Masyarakat Maluku (Ikemal) Bali di Denpasar, Sabtu 11 Mei 2013.

Tradisi dari tanah nenek moyang tetap dipertahankan di Bali. Hal itu untuk menjaga kerukunan dan keakraban di antara warga Ambon yang bermukim di Pulau Dewata.

Setiap keluarga harus membawa makanan khas Maluku, seperti ketupat santan, sayur urab dan papeda, yang dikumpulkan dalam satu tempat.

"Seluruh makanan itu kemudian disantap bersama-sama tanpa melihat latar belakang agama ataupun jabatan, semuanya bersatu sebagai keluarga besar," ucapnya.

Warga asal Maluku yang berada di Pulau Dewata saat ini sekitar 1.200 kepala keluarga atau berjumlah tidak kurang dari 3.500 jiwa.

"Mereka tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Sebagai paguyuban yang cukup besar jumlahnya berusaha selalu menjaga kerukunan dan membantu pembangunan di daerah ini," ucapnya.

Sebelum melakukan makan bersama, sejumlah tokoh agama baik Muslim maupun Kristen membacakan doa bergantian dengan harapan tercipta kedamaian bagi masyarakat Maluku di manapun berada.

Masyarakat Ambon di Bali tampak antusias mengikuti acara patita karena suasananya penuh kekeluargaan, siapa pun yang hadir boleh mencicipi masakan yang diminatinya sesuka hati.

Tradisi patita dilaksanakan pada waktu-waktu yang tidak tentu. Biasanya setahun sekali, lima tahun sekali, bahkan bisa juga sampai 12 tahun sekali.

Tradisi makan itu dilaksanakan secara sendiri-sendiri oleh empat aliran keturunan yang dalam bahasa adat Maluku disebut soa, yaitu Soa Pari, Soa Latuei, Soa Tuni dan Soa Raja.

Masing-masing soa menentukan sendiri waktu pelaksanaan patita adat, dan penentuan waktunya biasanya terjadi saat acara berbalas pantun di meja patita adat.(ant)

BERITA LAINNYA
Pangdam V/Brawijaya Buka Gladi Posko
Rabu, 26 November 2014 | 20:42:19
HGN, Gubernur Sumut Resmikan Gedung PGRI
Rabu, 26 November 2014 | 05:07:55
Telkomsel Raih Medan Business Excellent Award 2014
Selasa, 25 November 2014 | 14:46:53
Pangartim Berkunjung ke Kodam Brawijaya
Senin, 24 November 2014 | 19:24:59
Presiden Beri Arahan Gubernur se-Indonesia
Senin, 24 November 2014 | 14:34:04
Kodam Iskandar Muda Bantu Beca BBG
Minggu, 23 November 2014 | 19:51:05
Jabar Luncurkan e-Samsat Pertama di Indonesia
Sabtu, 22 November 2014 | 18:39:37
Korem Ceramah Pencegahan Narkoba
Kamis, 20 November 2014 | 14:20:13
Bupati Lampung Barat Terima Penghargaan Tokoh Pedesaan
Kamis, 20 November 2014 | 10:29:02
Kapolri Pimpin Pelantikan Perwira Pertama
Rabu, 19 November 2014 | 11:30:53
Korem Laksanakan Penyuluhan Bintal Terpadu
Rabu, 19 November 2014 | 06:05:58
BERIKAN KOMENTAR
Top