- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Kereta Rel Diesel Indonesia Dioperasikan di Lampung
BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Kereta Rel Diesel Indonesia (KRDI) AC Way Umpu senilia Rp33 miliar tujuan Stasiun Tanjungkarang Kota Bandarlampung menuju Stasiun Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan dengan jarak tempuh 162 Kilometer mulai dioperasikan.
KRDI AC Way Umpu ini terdiri atas empat gerbong kereta untuk satu rangkaiannya, dilengkapi fasilitas dua unit toilet per gerbongnya. Susunan tempat duduk yang ergonomis 2-2 dilengkapi AC untuk memberi kenyamanan perjalanan selama empat jam. Sementara kapasitas angkut maksimum 580 orang terdiri atas 272 orang duduk dan 308 penumpang berdiri, kata Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan, Rabu. Pengoperasian KRDI AC Way Umpu itu diresmikan oleh Sekjen Kementerian Perhubungan Moh Iksan Tatang bersama Dirjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan dan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP juga disaksikan sejumlah pejabat daerah pada Rabu 1 Februari 2012. Tundjung Inderawan mengatakan KRDI AC Way Umpu ini merupakan salah satu program pengadaan sarana perkeretaapian pemerintah yakni Ditjen Perkeretaapian Kemenhub yang berasal dari APBN 2010-2011 senilai total Rp33 miliar. Pengoperasian KRDI Way Umpu itu menurut dia, sebagai komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan transportasi kereta api kepada penduduk Lampung. Sebelumnya Lampung juga telah menerima KRD lainnya yakni KRD Seminung dan Ruwa Jurai. Pada 2010 Ditjen Perkeretapian Kemenhub juga telah menyerahkan satu set KRDI Seminung untuk dioperasikan PT Kereta Api Indonesia tujuan Stasiun Tanjung Karang Bandarlampung-Stasiun Kota Bumi, Lampung Utara. KRDI Way Umpu itu pengerjaannya dilaksanakan oleh industri sarana perkeretaapian dalam negeri yakni PT INKA. Sementara itu, rombongan Kementerian Perhubungan bersama Gubernur Lampung Sjachroedin beserta pejabat daerah setempat melakukan ujicoba KRDI Way Umpu dengan rute Stasiun Tanjungkarang Bandarlampung sampai Stasiun Rejosari Natar Lampung Selatan. "Kami harap masyarakat Lampung dapat memanfaatkan dengan baik angkutan massal ini, jika perkembangannya baik, ke depan akan ada penambahan lagi," kata Sekjen Kementerian Perhubungan Moh Ikhsan Tatang. Menurut dia, beroperasinya angkutan massal itu merupakan salah satu program pengadaan sarana perkeretaapian pemerintah di bawah Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.(antara)
BERITA TERKAIT:
|