- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Menteri Luar Negeri Jepang Bertemu Presiden Myanmar
NET
Menteri Luar Negeri Jepang Koichiro Gemba
YANGON(EKSPOSnews): Menteri Luar Negeri Jepang Koichiro Gemba, yang tiba di Yangon Minggu malam untuk kunjungan resmi ke Myanmar, bertemu dengan Presiden Myanmar U Thein Sein di Nay Pyi Taw pada Senin, 26 Desember 2011, menurut sumber-sumber diplomatik. Gemba juga akan mengadakan pembicaraan dengan timpalannya dari Myanmar Menteri Luar Negeri U Maung Lwin Wunna pada hari itu. Terbang ke Yangon pada Minggu malam, Gemba juga akan bertemu dengan Aung San Suu Kyi, pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), kata sumber itu menambahkan. Kunjungan Gemba ke Myanmar merupakan yang pertama oleh seorang menteri luar negeri Jepang sejak tahun 2002. Pada awal bulan ini, Myanmar dan Jepang melakukan konsultasi-konsultasi mengenai Bantuan Pembangunan Resmi Jepang (ODA) ke Myanmar. Konsultasi-konsultasi itu membahas kebijakan pembangunan pemerintah baru Myanmar serta kebijakan bantuan Jepang pada ODA untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan Myanmar, termasuk perumusan proyek-proyek yang dapat dilaksanakan di bawah kebijakan kerja sama ekonomi Jepang saat ini terhadap negara itu. Pada 13 Desember, komite kerja sama ekonomi Kamar Dagang dan Industri Myanmar dan timpalannya dari Jepang juga bertemu di Yangon untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan diversifikasi perdagangan yang ada, serta kerja sama investasi bisnis antara kedua negara. Pada pertemuan tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan isu-isu mengenai perdagangan timbal balik antara pengusaha dari kedua negara dan meningkatkan investasi, pengembangan sumber daya manusia serta kerja sama industri di sektor TI, industri tekstil, garmen, kegiatan pariwisata, kesehatan, sektor minyak, gas dan pertambangan. Menurut angka, Jepang menyuntikkan total 211.900.000 dolar AS pada November tahun ini sejak tahun 1988, menempatkan sebagai peringat ke-12 investor luar negeri di Myanmar.(antara)
BERITA TERKAIT:
|