Selasa, 23 Jul 2019

UMKM Belum Optimalkan Internet

Oleh: marsot
Rabu, 15 Agu 2018 16:48
BAGIKAN:
istimewa.
Internet.
SOLO (EKSPOSnews): Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Jawa Tengah menyatakan, sebagian pelaku UMKM belum mengoptimalkan internet untuk memasarkan produk mereka mengingat masih banyak yang kurang melek teknologi.

"Oleh karena itu, kami mendorong para pelaku UMKM bisa melek teknologi agar dapat mengembangkan usaha milik mereka," kata Kepala Bidang Bina Usaha dan Pemasaran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jateng Julie Emmylia di Solo, Rabu 15 Augustus 2018.

Ia mengatakan dengan memanfaatkan teknologi internet, akan banyak manfaat yang bisa diperoleh khususnya dalam pengembangan pasar dari produk yang mereka hasilkan."Itulah mengapa kami mendorong para pelaku UMKM untuk dapat melek teknologi. Ini selalu kami sampaikan melalui pembinaan yang kami lakukan. " katanya.

Menurut dia, berdasarkan data terakhir tahun 2016 jumlah UMKM di seluruh Jawa Tengah mencapai sekitar 4,17 juta UMKM. Dari total tersebut, jumlah UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah mencapai 136.207 UMKM.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menargetkan 8 juta pelaku UMKM sudah menerapkan "go online" pada tahun 2019.

"Ini sesuai dengan arahan Presiden, targetnya 8 juta UMKM tersebut. Kalau saat ini realisasinya baru 4 juta UMKM yang sudah melakukan pemasaran secara 'online'," kata Asisten Deputi Pemasaran Kemenkop dan UKM RI Heru Stiati.

Ia berharap di era milenial seperti saat ini UMKM bisa secara bertahap memanfaatkan fasilitas digital. Ia mengatakan berawal dari telepon seluler pintar, para pelaku UMKM bisa memanfaatkan aplikasi whatsapp dan media sosial lain seperti twitter dan facebook yang memiliki pengikut untuk memasarkan produk mereka.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Surakarta Nur Haryani mengatakan dari sekitar 3.000 UMKM yang ada di Solo sudah lebih dari 50 persen yang menerapkan digitalisasi dalam hal pemasaran.

"Harapannya yang belum segera menyusul. Untuk merealisasikannya yang penting ada pendampingan dari pemerintah," katanya. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Daerah Tertinggal di Sumbar Dapat Internet Cepat

    PADANG (EKSPOSnews): Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Sumatera Barat mendapatkan akses internet cepat melalui program Palapa Ring dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakt

  • 4 bulan lalu

    Pemkot Ternate Bangun Internet Gratis

    TERNATE (EKSPOSnews): Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Pemkot Ternate, Maluku Utara (Malut), akan membangun internet gratis bagi masyarakat di berbagai titik, terutama di daerah pesisir Pu

  • 4 bulan lalu

    UMKM Binaan Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak 12 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kain mitra binaan PT Pertamina (Persero) mencatat omset sekitar Rp500 juta.Vice President Corporate Communication Pertamina Fajr

  • 4 bulan lalu

    Sekolah Akan Terhubung Internet

    KUPANG (EKSPOSnews): Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo),  Rudiantara mengatakan, 214 ribu sekolah, baik SMA, SMP dan SD akan terhubung internet berkecepatan tinggi.Selain sekolah, ad

  • 4 bulan lalu

    Internet Indosat 4G Hampir Mencakup Seluruh Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Indosat Ooredoo mengimplementasi teknologi 4G di seluruh jaringannya sehingga pelanggan di 422 kota/kabupaten yang mencakup 80 persen populasi Indonesia dapat menikmati jaringan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99