Senin, 13 Jul 2020

Telkom Didorong Menjadi Penyedia Satelit Kelas Dunia

Oleh: Alex
Jumat, 01 Sep 2017 04:55
BAGIKAN:
istimewa
Gedung Telkom.
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno mendorong PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menjadi perusahaan pengelola satelit terkemuka di dunia dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya.

"Persoalan satelit ini, saya juga mengatakan ke Pak Alex (Dirut Telkom), kita harus memanfaatkan pengalaman untuk membuat kita semakin kuat. Saya mendorong semua bahwa Telkom ini harus menjadi perusahaan satelit terbesar di dunia," kata Rini di Graha Merah Putih, Jakarta, Kamis 31 Augustus 2017.

Rini meninjau langsung "Crisis Center Telkom Group" di Telkom "Integrated Operation Center" (TIOC) untuk memberikan dukungan kepada manajemen yang telah bekerja keras mengatasi krisis akibat terjadinya anomali pergeseran pointing satelit Telkom-1.

Pada kesempatan itu Rini mengaku terharu atas perjuangan semua jajaran Telkom dan teknisi dalam penanganan satelit Telkom-1.

"Saya bangga bahwa krisis yang cukup sulit dihadapi Telkom bisa ditangani dengan baik. Melakukan komunikasi dengan seluruh pelanggan sehingga tidak ada pelanggan yang merasa benar-benar dirugikan," kata Rini.

Dengan dasar itulah ia meyakini, kemampuan Telkom Indonesia untuk mewujudkan harapannya sebagai perusahaan satelit skala global sangat mungkin tercapai.

"Kemampuan perusahaan dalam menangani krisis yang tengah dialami saat ini. Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Telkom Indonesia menurut Rini juga berkualitas, profesional dan solid," ucapnya, menegaskan.

Selain menjamin ketersediaan transponder satelit di Indonesia, juga dapat melayani permintaan transponder dari negara lain.

Menurut data kebutuhan transponder satelit di Indonesia sekitar 300 transponder, namun baru terpenuhi sekitar 50 persen yang dilayani operator satelit Telkom dan perusahaan domestik lainnya.

Ia meyakini dengan kemampuan seluruh jajaran TelkomGroup dari manajemen karyawan dan teknisi mengatasi krisis ini impian menjadi penyedia satelit dunia bisa tecapai.

Saat ini Telkom mengelola satelit Telkom 1, Tekom 2, Telkom 3S. Bahkan pada medio 2018 perusahaan juga akan meluncurkan satelit Telkom 4.

Sementara itu Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengatakan kesiapannya menjadi yang perusahaan satelit terbesar global.

Saat ini katanya, Telkom menempati peringkat kedua terbesar setelah APT Satellite Holding, perusahaan satelit China berbasis di Hong Kong dengan kepemilikan 7 satelit.

"Strategi Telkom untuk meningkatkan kapasitas bisa dilakukan dengan cara menambah jumlah satelit maupun mengakuisisi," ujar Alex.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Telkom Salurkan Kredit Lunak kepada UMKM

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): PT Telkom Witel Kalimantan Tengah pada tahun 2018 menyalurkan pinjaman lunak atau berbunga tiga persen per tahun kepada 163 pengusaha mikro, kecil dan menengah mitra binaan

  • 2 tahun lalu

    Telkom Salurkan Bantuan kepada UMKM

    PONTIANAK (EKSPOSnews): PT Telkom Witel Kalbar sepanjang tahun 2018 menyalurkan Rp3,6 miliar ke Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui program Pinjaman Dana Program Kemitraan.Penyaluran untuk triwulan

  • 2 tahun lalu

    Membuka Layanan WiFi di Lereng Gunung

    SURABAYA (EKSPOSnews): PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) area Jawa Timur membuka layanan Wifi Corner di lereng Gunung Lawu, tepatnya di sisi Madiun, Jatim sebagai upaya memperluas jaringan inte

  • 2 tahun lalu

    Telkom Dukung Penggunaan Uang Elektronik

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Telkom Indonesia mendukung implementasi penggunaan uang elektronik di Indonesia melalui Telkom Money (T-Money) sebagai sarana pembayaran nontunai.Hal tersebut dilakukan dengan

  • 2 tahun lalu

    Telkom Bantu UKM

    PALU (EKSPOSnews): PT Telkom Wilayah Telekomunikasi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan modal tanpa bunga kepada 45 pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang tersebar di Kabupaten Parigi Moutong, Sig

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2020 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99