Selasa, 24 Apr 2018

Sumut Pasar Potensial Mitsubishi

Oleh: marsot
Kamis, 23 Nov 2017 04:25
BAGIKAN:
istimewa.
Mitsubishi.
MEDAN (EKSPOSnews): Sumatera Utara merupakan pasar kendaraan yang stategis bagi Mitsubishi, karena di provinsi tersebut citra mereknya cukup kuat terutama untuk kendaraan niaga ringan dan berat.

"Sumatera Utara (Sumut) merupakan area pemasaran yang strategis, kami punya model yang kuat di sini," kata Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Osamu Iwaba di Medan, Sumut.

Di sela-sela pembukaan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) Medan Auto Show 2017 yang berlangsung 22-26 November itu, Iwaba mengatakan Mitsubishi menjadi penguasa pasar otomotif terbesar bersama Toyota.

Sumut yang merupakan salah satu provinsi yang mengandalkan komoditas perkebunan sebagai penggerak ekonomi, menjadi wilayah andalan Mitsubishi sejak lama untuk kendaraan niaga, terutama niaga ringan (Light Commercial Vehicle/LCV).

"Mitsubishi L300 (yang masuk kategori LCV) menguasai pasar hingga 94 persen di Sumut," kata Kepala Departemen Pemasaran dan Penjualan Regional 3 MMKSI Ilham Iranda Syahputra, Rabu 22 November 2017.

Penjualan kendaraan niaga ringan itu, lanjut dia, mencapai sekitar 100 unit/bulan di Sumut.

Model lain yang cukup kuat di pasar otomotif Sumut, menurut dia, adalah kendaraan sport (SUV) Mitsubishi Pajero yang penjualannya mencapai 100 unit/bulan pada Januari-September 2017 dan menguasai 40 persen pasar, serta Mitsubishi Triton yang menguasai 70,3 persen pasar kendaraan kabin ganda dengan penjualan 40 unit/bulan.

"Secara total pasar otomotif di Sumut cukup besar. Sampai September 2017 total penjualan mobil (untuk semua merek) mencapai 31.275 unit," kata Ilham.

Besarnya potensi pasar di provinsi tersebut pula, yang mendorong pihaknya menambah jumlah dealer utama dari dua menjadi tiga yaitu PT Sardana Indah Berlian Motor, PT Sumatera Berlian Motor, dan PT Nusantara Berlian Motor.

Apalagi, kata dia, kini Mitsubishi masuk ke segmen pasar terbesar yaitu kendaraan serba guna kecil (LMPV) melalui Xpander yang diluncurkan 10 Agustus 2017 lalu, kebutuhan penambahan dealer menjadi hal penting untuk ekspansi pasar dan layanan purna jual.

"SPK (surat pemesanan kendaraan) Mitsubishi Xpander telah mencapai 2.300 unit di Sumut," ujar Ilham.

Dengan animo masyarakat terhadap Mitsubishi Xpander yang cukup besar tersebut, ia optimistis kendaraan keluarga dengan tujuh penumpang itu bakal menguasai 25 persen pasar LMPV di Sumut.

Pada Januari-September 2017, berdasarkan data Gaikindo, penjualan LMPV untuk semua merek di Sumut mencapai 9.800 unit.

Di segmen tersebut Mitsubishi Xpander bersaing antara lain dengan Toyota Avanza, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, dan Daihatsu Xenia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Musa Rajeckshah, Calon Wakil Gubernur Sumut Diperiksa KPK

    JAKARTA (EKSPOSnews): KPK melanjutkan pemeriksaan terhadap Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi suap kepada DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2009-2014

  • 4 hari lalu

    BPN Sumut Akan Daftarkan Ratusan Bidang Tanah

    MEDAN (EKSPOSnews): Badan Pertanahan Nasional atau BPN Sumut akan mendaftarkan 210.000 bidang tanah untuk mendukung reforma agraria yang menjadi agenda strategis nasional yang tercantum dalam Nawacita

  • satu minggu lalu

    Kejati Sumut Limpahkan Kasus Korupsi Rigid Beton

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara 13 tersangka dan barang bukti, dugaan kasus korupsi proyek peningkatan jalan dari hotmix menjadi semen "rigid beton

  • satu minggu lalu

    Bank Sumut Salurkan Dana CSR

    MEDAN (EKSPOSnews): Bank Sumut menyerahkan dana "Corporate Social Responsibility" atau CSR sebesar Rp1,698 miliar untuk Dunia Melayu Dunia Islam dan Roemah Cendikia Tebingtinggi, Sumatera Utara."Untuk

  • 2 minggu lalu

    Kejati Sumut Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Gerakan Pramuka di Tapanuli Tengah

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara membentuk tim penyidik untuk mengusut kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah senilai Rp850 juta pada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tapanuli Te

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99