Rabu, 11 Des 2019

Sewa Satelit untuk Internet Cepat

Oleh: alex
Rabu, 30 Jan 2019 18:23
BAGIKAN:
istimewa.
Internet.
JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika menandatangani perjanjian kerja sama dengan lima operator untuk penyediaan kapasitas satelit yang dapat menyediakan internet cepat.

"Untuk menjawab kebutuhan internet cepat," kata Direktur Umum BAKTI Anang Latif saat acara penandatanganan kerja sama di Jakarta, Rabu 30 Januari 2019.

Setelah melalui proses lelang, lima perusahaan terpilih untuk kerja sama penyediaan kapasitas satelit sebesar 21 Gbps, yaitu PT Aplikasinusa Lintasarta, PT Indo Pratama Teleglobal, Konsorsium Iforte HTS, PT Pasifik Satelit Nusantara dan PT Telekomunikasi Indonesia.

Kerja sama senilai Rp7,5 triliun selama lima tahun, 2019-2024, ini dilakukan sambil menunggu konstruksi satelit multifungsi pemerintah selesai pada 2023. Pemerintah menyewa satelit yang berada di atas wilayah Indonesia untuk menjawab kebutuhan internet cepat sehingga masyarakat yang tinggal di daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) tidak perlu menunggu hingga 2023.

"Pertengahan 2019 bisa menggelar internet cepat di Indonesia," kata Anang.

Penyediaan kapasitas satelit telekomunikasi ini juga dimanfaatkan untuk mendukung program Layanan Akses Internet (BAKTI Aksi) dan layanan backhaul BTS (BAKTI Sinyal).

Pemerintah berupaya membuat internet cepat merata hingga ke daerah 3T (Terdepan, Tertinggal, dan Terluar) agar penduduk di wilayah tersebut dapat merasakan internet yang sama cepatnya dengan akses di Jakarta atau ibu kota lainnya. Untuk mendukung program tersebut, Kementerian Kominfo membangun tulang punggung infrastruktur jaringan Palapa Ring yang menggelar kabel serat optik di darat maupun di dalam laut.

Bersamaan dengan Palapa Ring, pemerintah juga menyiapkan satelit untuk daerah yang tidak terjangkau oleh kabel serat optik karena alasan geografis maupun biaya yang mahal.

Melalui sewa kapasitas satelit ini BAKTI menargetkan dapat menjangkau 10.000 titik di daerah terdepan, tertinggal dan terluar.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 8 bulan lalu

    Daerah Tertinggal di Sumbar Dapat Internet Cepat

    PADANG (EKSPOSnews): Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Sumatera Barat mendapatkan akses internet cepat melalui program Palapa Ring dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakt

  • 8 bulan lalu

    Pemkot Ternate Bangun Internet Gratis

    TERNATE (EKSPOSnews): Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Pemkot Ternate, Maluku Utara (Malut), akan membangun internet gratis bagi masyarakat di berbagai titik, terutama di daerah pesisir Pu

  • 9 bulan lalu

    Sekolah Akan Terhubung Internet

    KUPANG (EKSPOSnews): Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo),  Rudiantara mengatakan, 214 ribu sekolah, baik SMA, SMP dan SD akan terhubung internet berkecepatan tinggi.Selain sekolah, ad

  • 9 bulan lalu

    Internet Indosat 4G Hampir Mencakup Seluruh Indonesia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Indosat Ooredoo mengimplementasi teknologi 4G di seluruh jaringannya sehingga pelanggan di 422 kota/kabupaten yang mencakup 80 persen populasi Indonesia dapat menikmati jaringan

  • 9 bulan lalu

    UKM di Natuna Dapat Layanan Internet

    NATUNA (EKSPOSnews): PT Hawk Teknologi Solusi atau HTSnet menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi usaha kecil-menengah agar dapat membantu mereka mengatasi biaya internet yang bes

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99