Rabu, 21 Nov 2018

Penyalagunaan Data Pribadi Akan Ditindak

Oleh: Jallus
Selasa, 13 Mar 2018 16:06
BAGIKAN:
istimewa.
Kartu.
JAKARTA (EKSPOSnews): Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menindak tegas pelaku penyalahgunaan data pribadi masyarakat untuk registrasi ulang kartu seluler.

"Pemerintah tidak mentoleransi penyalahgunaan dari identitas pribadi yang ada di masyarakat. Sama penegak hukum, tunggu saja," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Jakarta, Selasa 13 Maret 2018.

Pelaku penyalahgunaan data identitas pribadi dapat dijerat Undang-Undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dengan sanksi pidana penjara paling lama dua tahun dan atau denda paling banyak Rp25 juta.

Selain itu juga dapat dikenakan UU ITE dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

"Itu bisa digunakan sebelum ada UU perlindungan data pribadi, tetapi kita juga prosesnya mendidik tidak bisa asal tegakkan hukum, nomor satu biar bagaimanapun pemerintah mengedepankan pendekatan lunak, mengedukasi mendidik dan mengingatkan," tutur Rudiantara.

Ia menegaskan semua pihak yang terlibat dalam proses registrasi ulang kartu seluler harus bersih dan tidak boleh ada yang main-main.

Rudiantara juga menjamin tidak ada kebocoran data karena Kemkominfo tidak pernah memegang data pelanggan seluler.

Operator pun tidak memiliki data pribadi pelanggan, melainkan hanya melakukan verifikasi dan validasi data yang diregistrasi pelanggan dengan data kependudukan dari Ditjen Dukcapil Kemdagri.

"Sudah dikasih tahu tidak ada. Yang mungkin ada penyalahgunaan identitas yang ada di luar, di dunia maya dipakai untuk registrasi," kata Menkominfo.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 tahun lalu

    Pelaku Pungli di Pelabuhan Belawan Harus Ditindak

    MEDAN (EKSPOSnews): Pelindo 1 akan memberikan tindakan tegas terhadap petugas mau pun karyawan yang terbukti terlibat praktik pungutan liar "dwelling time" atau lama waktu bongkar dari ka

  • 2 tahun lalu

    Pengedar Obat Kedaluarsa Harus Ditindak Tegas

    DEPOK (EKSPOSnews): Ekonom Universitas Indonesia (UI) Rizal Edi Halim meminta aparat berwenang menindak tegas pelaku yang mengedarkan obat-obat kedaluwarsa, agar tidak terjadi lagi. "Perp

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99