Minggu, 19 Nov 2017

Menanti Sistem Kerja Online Antarprovinsi dan Pusat

Oleh: alex
Rabu, 27 Sep 2017 04:52
BAGIKAN:
istimewa.
Online lewat handphone.
JAKARTA (EKSPOSnews): Dirjen pengawasan dan K3 Kemenakertrans (Kementerian Tenaga Terja dan Transmigrasi) yang baru dilantik (22/9), harus mampu memonitor kerja stafnya yakni para pengawas, baik di tingkat pusat atau pun daerah agar tidak bermain mata dengan pengusaha.

"Semoga Sugeng Priyanto selaku Dirjen Pengawasan dan K3 baru mampu mengontrol kerja anak buahnya dan berani memberikan sanksi tegas kepada pengawas di lapangan yang bekerja tidak baik atau pun 'bermain mata' dengan pengusaha," kata Timboel Siregar, aktivis serikat pekerja dan pengamat ketenagakerjaan, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 26 September 2017.

Dirjen baru, lanjut Timboel, harus mampu membuat sistem kerja pengawasan ketenagakerjaan yang baru termasuk proses tindak lanjut dan pelaporan yang mampu dikomunikasikan dengan para pelapor seperti para pekerja atau SP/SB (serikat pekerja atau serikat buruh).

"Sistem kerja online antarprovinsi dan pusat sangat dinanti, termasuk data tentang wajib lapor perusahaan," tambah dia.

Dirjen baru harus mampu menjalin komunikasi dan menyinergikan sistem pengawasan dengan penegak hukum yaitu polisi dan kejaksaan terkait pidana ketenagakerjaan. Kemauan baik Dirjen untuk berkomunikasi dgn SP/SB, dan menjadikan SP/SB sebagai sumber informasi terkait pelanggaran hak-hak normatif di perusahaan.

"Peningkatan jumlah pengawas di lapangan. Menurut saya, bila ada kendala penambahan pengawas Naker (tenaga kerja) maka untuk jangka pendek jumlah pengawas bisa ditambah dengan menugaskan para mediator di tingkat propinsi menjadi pengawas. Sesuai UU no 2 tahun 2004 proses mediator itu hanya ada di kabupaten kota sehingga mediator di tingkat propinsi ditugaskan jadi pengawas saja.

"Sudah tentu anggaran bagi Ditjen pengawasan naker dan K3 juga harus ditambah supaya kerja-kerja pengawas lebih baik lagi," ujar Timboel.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99