Sabtu, 23 Nov 2019

Hati-Hati HP Rekondisi

Jumat, 23 Des 2016 11:59
BAGIKAN:
ist
Samsung (ilustrasi).

SEMARANG (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah menyita 1.109 telepon seluler (ponsel) rekondisi dari dua toko di Kota Semarang dan Kabupaten Grobogan.

Kepala Subdirektorat Industri Perdagangan dan Investasi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kompol Ari Safaat di Semarang,  mengatakan seribu lebih ponsel rekondisi tersebut bermerek Samsung dan Nokia.

"Produk-produk yang direkondisi tersebut sudah tidak diproduksi lagi oleh produsen resminya," katanya, Jumat 23 Desember 2016.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga menetapkan lima tersangka, masing-masing AS pemilik toko di Semarang, WW pemilik toko di Grobogan, serta D dan E warga Semarang bersama RU warga Kudus yang berperan sebagai pemasok ponsel rekondisi tersebut.

Ia menjelaskan telepon-telepon tersebut merupakan produk asal Tiongkok.

"Beli secara online, dipasok dari Jakarta," katanya.

Barang-barang ilegal tersebut, kata dia, dikemas hingga menyerupai produk baru.

Namun, lanjut dia, bila dibanding dengan produk aslinya terdapat perbedaan.

Ia menyebut salah satu perbedaan produk rekondisi tersebut yakni pada kartu garansi dan buku panduan yang ada di dalamnya.

"Di produk palsu ini tidak ada kartu garansi. Selain itu buku panduannya juga tidak berbahasa Indonesia," katanya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.(ant)


  Berita Terkait
  • tahun lalu

    Ketika Mayoritas Pengguna Telepon Selular Berpura-Pura Sibuk

    JAKARTA (EKSPOSnews): Perangkat yang terkoneksi menjadi penting untuk membuat orang tetap berhubungan satu sama lain, namun bagi banyak orang, justru perangkat tersebut juga menjadi tameng yang dibutu

  • tahun lalu

    Badan Siber Tak Memantau Aktivitas Telepon Selular

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menegaskan tidak memantau aktivitas telepon seluler serta konten media sosial masyarakat, melainkan menangani keamanan siber dan jaringan."Iya

  • 2 tahun lalu

    TNI AL Amankan Ratusan Unit Telepon Selular Ilegal

    DUMAI (EKSPOSnews): Tim Reaksi Cepat Koarmabar dan TNI AL Dumai gagalkan penyelundupan ratusan unit telepon seluler atau android dengan modus barang disimpan di atas kapal feri dari Batam Provinsi Kep

  • 2 tahun lalu

    Kepolisian Siak Amankan Ratusan Telepon Selular Ilegal

    SIAK (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Siak, Provinsi Riau, mengamankan sebanyak 260 unit telepon seluler ilegal atau melanggar peraturan perdagangan di jalan lintas Perawang, Siak, KM 70 Kecamatan Dayun

  • 4 tahun lalu

    Hati-Hati Beli Mobil! Bekas Tabrakan Berat Direkondisi

    Mobil Bekas merupakan pilihan bagi masyarakat yang memiliki kantong pas-pasan. Namun, akhir-akhir ini banyak beredar mobil bekas yang sudah mengalami tabrakan maut lalu dibuat seperti mobil yang tak p

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99