Kamis, 18 Apr 2019

Binjai Bakal Jadi Smart City

Oleh: Marsot
Kamis, 16 Mar 2017 18:51
BAGIKAN:
istimewa
Kota pintar (ilustrasi).
MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Binjai dan Bank Sumut bersiap mewujudkan Smart City berbasis IT yang diharapkan semakin bisa meningkatkan layanan kepada masyarakat dan memberi kontribusi besar untuk mewujudkan "good governance".

"Direncanakan Binjai Smart City (BSC) berbasis IT yang dilakukan Pemkot Binjai dalam rangka mewujudkan 'good governance' diresmikan oleh Mendagri," kata Wali Kota Binjai Idaham di Medan, Kamis 16 Maret 2017.

Menurut dia, untuk mencapai "good governance" dalam tata pemerintahan termasuk di Binjai memang bukan hal mudah, tetapi harus terus diupayakan dengan menegakkan prinsip-prinsip tata kelola permintahan yang baik itu dalam berbagai institusi penting pemerintahan.

"Tetapi untuk melaksanakan prinsip-prinsip good governance itu pemerintah tidak bisa sendiri, ada pilar lainnya yang harus mendukung yakni korporasi dan masyarakat sipil," katanya.

Untuk itulah, maka Pemkot Binjai membuat sistem IT dan termasuk mengandeng Bank Sumut.

"Saling menjaga, mengingatkan, mendukung dan berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan diharapkan terwujud di Pemkot Binjai sehingga masyarakat dan kota itu semakin tumbuh bagus," katanya.

Dia menegaskan, untuk tahap pertama BSC itu melayani lima sistem, mulai dari e-masyarakat, e-dokter, e-musrenbang, e-aplikasi IT itu, pelayanan Pemkot Binjai ke masyarakat akan lebih cepat dan baik karena selain keluhan atau komplain warga akan bisa langsung disampaikan melalui sistem itu.

Dewasa ini, ada lima sistem yang sudah bisa dioperasikan mulai e-masyarakat, e-dokter, e-musrembang, e-ra, dan e-perizinan.

Dalam aplikasi e-masyarakat, warga Binjai dengan menggunakan nomor induk KTP-nya bisa mengakses layanan tersebut untuk mengadukan berbagai permasalahan di tengah masyarakat seperti lingkungan yang kotor dan lainnya.

Pengaduan itu akan disampaikan langsung ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait sehingga bisa langsung direspon dan disampaikan kembali ke masyarakat soal penanganannya.

Adapun e-dokter, diakuinya memang masih diterapkan di rumah sakit daerah atau RSUD dr RM Djoelham yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membuat janji dengan pelayanan dokter dan lainnya sehingga antrian diharapkan tidak terjadi lagi.

Sedangkan e-perizinan, menurut dia, masih melayani 20 pengursuan izin dari rencana keseluruhan atau 41 izin yang akan dilayani.

Izin yang bisa diurus melalui sistem aplikasi itu antara lain inzin gangguan, SIUP dan termasuk izin praktik dokter.

Sementara e-musrembang sendiri adalah aplikasi yang bisa dimanfaatkan SKPD dan lainnya untuk memasukkan usulan berbagai program yang akan dibahas di Musrenbang.

Adapun e-ra yang artinya rencana dan anggaran adalah aplikasi untuk lanjutan dari Musrembang.

"Sebagai wali kota, saya akan bisa langsung monitoring semuanya. Pemkot Binjai melakukan itu untuk meningkatkan layanan kepada masyarakay, karena dengan sistem tersebut semua menjadi transparan dan akuntabiltas pemerintahan terjaga dengan baik,"katanya.

Direktur Pemasaran Bank Sumut Ester Junita Ginting menyebutkan, Bank Sumut membuat Cash Management System Kas Daerah (CMS-Kasda) yang telah interface dengan SIMDA dan MPN-G2.

Sistem penerimaam pajak daerah online yang dapat diakses melalui channel ATM dan SMS Banking, uang elektronik (Kartu SEPP) dan berbagai produk tabungan yang telah dilengkapi dengan fitur ATM dan SMS Banking dipastikan memudahkan masyarakat dan menekan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sebagai salah satu pemegang saham Bank Sumut, manajemen tentunya terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada Pemkot Binjai dengan berkoloborasi dalam melakukan pelayanan publik," katanya.

Tenaga pendamping atau Leader BSC Heru Pranoto menyebutkan, sistem e-masyarakat yang di dalamnya ada aplikasi command (perintah) yang berisi keluhan masyarakat merupakan yang pertama di Sumatera.

"Di Jawa ada, tetapi bisa menggunakan KTP semua daerah.Di Binjai hanya menggunakan KTP Binjai karena memang untuk pelayanan masyarakat," katanya.

Setelah lima aplikasi yang sudah bisa dimanfaatkan, maka akan banyak sistem lainnya yang akan dibuat di dalam BSC.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 5 bulan lalu

    Kejari Binjai Tangkap Buronan Korupsi

    MEDAN (EKSPOSnews): Kejaksaan Negeri Binjai menangkap tersangka bernisial DS (56) dalam kasus dugaan korupsi pembayaran gaji dan pencarian dana asuransi kematian senilai Rp600 juta.Kasi Penkum Kejaksa

  • 7 bulan lalu

    Binjai Tambah Lahan Tanam Padi Organik

    BINJAI (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Binjai, Sumatera Utara, merencanakan untuk menambah lahan tanaman padi organik guna menjadikan daerah itu salah satu produsen beras.Hal itu disampaikan Wali kota B

  • 10 bulan lalu

    Pemkot Binjai Kirim Tim Ikut Cari Korban KM Sinar Bangun

    BINJAI (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Binjai, Sumatera Utara, mengirim tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, untuk membantu mencari korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau

  • 11 bulan lalu

    Tol Medan-Binjai Masih Gratis

    BINJAI (EKSPOSnews): Seksi 1 jalan tol Medan-Binjai sudah mulai dioperasionalkan dan bisa dilalui pemudik secara gratis menjelang arus mudik Lebaran 2018.Hal itu disampaikan Manager Proyek Pembangunan

  • tahun lalu

    Polisi Selamatkan Warga Binjai

    IDI (EKSPOSnews): Kepolisian menyelamatkan Salim (42), warga Kota Binjai, Sumatera Utara, selamat dari upaya penculikan di Kecamatan Peurelak, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (22/3).Kapolres Aceh Timur AK

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99