Minggu, 19 Nov 2017

Awas...Smartphone Palsu

Oleh: Jallus.
Rabu, 25 Okt 2017 04:42
BAGIKAN:
istimewa.
Smartphone.
MANADO (EKSPOSnews): Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Utara (Sulut) Aldy Lumingkewas meminta konsumen di daerah tersebut agar teliti dalam membeli "smartphone".

"Hal ini agar konsumen atau masyarakat terhindar dari barang tiruan," kata Aldy di Manado, Selasa 24 Oktober 2017.

Dia mengatakan sebagai konsumen harus waspada dengan produk imitasi.

Aldy menjelaskan pihaknya telah banyak mendengar adanya produk tiruan utamanya ponsel yang beredar di Sulut, yang pastinya akan rugi, karena biasanya produk tiruan atau "KW" akan cepat rusak.

Selain kerugian, kata dia, ancaman kesehatan juga dapat menghantui konsumen bahkan dapat menyebabkan musibah.

Hanya saja, kata dia, hingga saat ini pihaknya belum mendapat aduan konsumen terkait hal itu.

Sebab kata dia, dalam Undang Undang Perlindungan Konsumen No 8 Tahun 1999, di pasal 7 disana menyebutkan beberapa kewajiban pelaku usaha. Antara lain, memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan atau jasa serta memberi penjelasan penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan.

Serta memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.

"Konsumen yang harus dilayani dengan baik karena telah membeli produk yang dijual serta wajib memberikan produk yang asli, karena ada peraturan yang melindungi konsumen," tuturnya.

Dia mengatakan konsumen juga berhak menerimah ganti rugi rugi terhadap produk yang tidak sesuai atau rusak, sebab dalam pasal 7 juga mengatakan pelaku usaha berkewajiban memberi kompensasi, ganti rugi dan atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan atau jasa yang diperdagangkan.

"Penjualan harus memberi kompensasi, ganti rugi atau penggantian apabila barang jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian," jelasnya.

Adapun pasar penjualan handphone di Sulut menurut, Manager CSR XL Axiata, Achmad Pradipta, telah menyentuh hingga 40.000 unit perbulan.

"Informasi yang kami terima di Sulut sendiri setiap bulannya terjual 30.000 sampai 40.000 handphone perbulan," ujarnya.

Divisi Handphone Parafone Manado Frany Lintong menerangkan, penjualan handphone di Sulut masih didominasi pabrikan Korea.

Untuk merek lain, kata dia, hampir terbagi merata dalam penjualan setiap bulannya. "Yang merek Asus, Oppo, Xiaomi, Vivo dan beberapa pabrikan lain prosentasenya hampir merata dari porsi 50 persen," ujarnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 3 bulan lalu

    Penghina Presiden dan Kapolri Miliki 30 Akun Palsu

    MEDAN (EKSPOSnews): Tersangka MBF (18) warga Jalan Bono, Kecamatan Medan Timur, yang diduga menghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ternyata memiliki 30 akun palsu.Kasat

  • 3 bulan lalu

    Awas...Ada Asuransi Palsu

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Polda Riau menetapkan Imelda R.N. Napitupulu (44 tahun) dari PT Asuransi Allianz Utama Indonesia sebagai tersangka pemalsuan dokumen dengan tujuan untuk melakukan aksi p

  • 4 bulan lalu

    Ambisi Jadi Guru Besar USU, Pujiati Diduga Palsukan SKP

    MEDAN (EKSPOSnews): Kala USU sedang berjuang mencari jati diri untuk menjadi center of action sesuai dengan visinya menjadi Perguruan Tinggi (PT) yang memiliki keunggulan ilmu pengetahuan yang mampu b

  • 4 bulan lalu

    Uang Palsu Beredar di Langkat

    STABAT (EKSPOSnews): Polisi Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus pemilik uang palsu berikut menyita barang buktinya dari salah satu kedai di Dusun 12 Bukit Pelita Desa Bukit Selamat

  • 5 bulan lalu

    Hati-Hati...Tiket Kereta Api Palsu Beredar

    JAKARTA (EKSPOSnews): Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero Edi Sukmoro mengimbau masyarakat dalam menggunakan angkutan kereta api lebih berhati-hati agar tidak membeli tiket palsu."Kami menemuk

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99