Senin, 20 Nov 2017

300 Sekolah Dapat Dijangkau Akses Internet

Oleh: marsot
Rabu, 15 Nov 2017 05:41
BAGIKAN:
istimewa.
Sekolah kejuruan.
SURABAYA (EKSPOSnews): Sekitar 300 sekolah di Indonesia terjangkau akses internet berkat bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi Guru Sekolah Garis Depan di Surabaya, yang berlangsung hingga Rabu dini hari, Muhadjir menyatakan, pihaknya masih terus berupaya menyejajarkan fasilitas, khususnya internet, di sekolah-sekolah wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia.

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi Guru Sekolah Garis Depan berlangsung di Surabaya selama empat hari, 14-17 November 2017. Pembukaannya pada Selasa (14/11) malam turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Muhadjir mencatat saat ini terdapat sekitar 39.000 sekolah di seluruh Indonesia yang belum terjangkau internet. "Sebelas ribu sekolah di antaranya berada di wilayah 3T," katanya.

Dia mengatakan bersama Kemenkominfo saat ini, pihaknya sedang membangun infrastruktur agar para siswa di 39.000 sekolah wilayah 3T dapat segera menikmati akses internet berkecepatan tinggi untuk proses belajar mengajar.

Di luar itu, Menkominfo Rudiantara menambahkan dari sekitar 324.000 sekolah termasuk madrasah yang ada di Indonesia saat ini, hampir 100.000 di antaranya telah terkoneksi internet, namun dengan kapasitas yang cukup.

"Semuanya saat ini sedang kami upayakan agar mendapatkan akses internet berkecepatan tinggi untuk kepentingan belajar mengajar sehari-hari," ujarnya.

Rudiantara menegaskan infrastruktur internet berkecepatan tinggi yang sedang dibangun di seluruh sekolah di Indonesia saat ini tidak hanya untuk kebutuhan siswa dalam mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

"Kalau UNBK itu kan hanya kebutuhan sesaat di akhir masa sekolah. Yang kami upayakan saat ini adalah akses internet berkecepatan tinggi untuk keperluan belajar mengajar sehari-hari," katanya.

Muhadjir memastikan akan diterapkan 100 persen sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk tingkat SMA dan 80 persen untuk tingkat SMP.

"Bersama Kemenkominfo, kami upayakan pelaksanaan UNBK sudah 100 persen semuanya pada tahun 2019," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Pertamina Bantu Sekolah di Sumbar

    PARIAMAN (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan kepada SMA Negeri 2 Batang Anai, Pariaman, Sumater

  • satu bulan lalu

    Chevron Pasific Indonesia Bantu 3 Sekolah Dasar

    SIAK (EKSPOSnews): Tiga Sekolah Dasar Negeri di Kelurahan Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak mendapatkan bantuan penambahan ruang kelas belajar baru dari PT Chevron Pasific Indonesia.Ketiga

  • 2 bulan lalu

    Truk Pengangkut Anak Sekolah Pengungsi Sinabung Terbalik, Seorang Tewas

    MEDAN (EKSPOSnews): Truk yang sehari-hari membawa anak-anak pengungsi erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo yang akan bersekolah, Senin, terbalik.Asisten 1 Pemkab Karo Suang Karokaro yang dihubungi

  • 2 bulan lalu

    Anggota DPRD dari Partai Gerindra Otak Pelaku Pembakar Sekolah di Kalteng

    JAKARTA (EKSPOSnews): Anggota DPRD Kalteng, Yansen Alison Binti menjadi tersangka pembakaran tujuh sekolah dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah karena diduga menjadi dalang pembakaran tujuh SD te

  • 3 bulan lalu

    Yansen Binti Jadi Tersangka Pembakar Sekolah

    PALANGKA RAYA (EKSPOSnews): Legislator Kalimantan Tengah Yansen Binti (YB) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembakaran sejumlah sekolah dasar di Kota Palangka Raya setelah diperiksa aparat kepoli

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99