Kamis, 17 Agu 2017

Sukses karena Media Sosial

Oleh: Marsot
Jumat, 21 Jul 2017 12:34
BAGIKAN:
istimewa
Facebook.
Winny Caprina Irawan seorang pelaku usaha pemilik merk dagang Jumma yang menjual baju anak-anak di Bandung menceritakan salah satu kunci sukses dalam berbisnis yakni memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram, twitter, website dan lainnya untuk memperluas pangsa pasar yang menjadi target market-nya.

"Media sosial menjadi wadah untuk mendapatkan informasi, sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk memasarkan produk- produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha," kata Winny Caprina Irawan, di Bandung, Jumat 21 Juli 2017.

Menurutnya, media sosial sangat membantu para pelaku usaha untuk mempromosikan produk tanpa biaya besar.

Selain aktif melakukan promosi di media sosial, Winny juga mempromosikan Jumma melalui endorsement artis, promo di radio, majalah untuk fashion spread, sponsor event dan bazar.

Sebagai penentu langkah yang lebih serius dalam mengembangkan usaha online, pada akhir tahun 2016 lalu Jumma Kids mulai membangun rumah online sendiri dimana mereka dapat lebih leluasa berekspresi dalam memamerkan produk dan karya mereka dengan nama situs WWW.JUMMAKIDS.COM.

"Diharapkan dengan adanya situs tersebut dapat mempermudah orang untuk mengetahui detil produk dan melakukan pemesanan," kata dia.

Ia menceritakan pada mulanya sempat mengalami kesulitan dalam menemukan produk pakaian yang cocok untuk anak laki-laki dengan design yang menarik serta bahan yang nyaman.

"Orang tua lainnya pun banyak yang berpendapat sama dengan saya tentang hal ini. 'Kalau ada baju yang bagus dan lucu, tapi harganya mahal'," kata dia.

Menurutnya Hal itu yang membuat wanita kelahiran Bandung, 01 Januari 1085 ini memiliki ide untuk memulai bisnis menjual baju anak dengan design yang bagus dan bahan yang nyaman, namun memiliki harga yang terjangkau.

Ide memiliki usaha untuk produk anak-anak ini dimulai dari September 2013 lalu dikembangkan dan berbagai proses dilakukan, seperti mencari sebuah nama brand, pembuatan konsep baju, dan segala hal lainnya.

Pada akhirnya nama Jumma Kids dipilih karena mudah di dengar, dilafalkan, dan diingat terlebih nama Jumma sendiri memiliki arti yaitu Doa di hari Jumat.

Didukung oleh suami yang bergerak di bidang yang sama, produk Jumma yang terdiri dari kaos, kemeja, celana, kaos kaki, jaket, hingga denim untuk anak usia sembilan bulan hingga tujuh tahun memiliki design yang mengedepankan binatang, musik, tokoh-tokoh, shout out tee yang dikemas ala Jumma hingga terlihat keren, edgy tapi tidak meninggalkan kesan anak kecilnya.

Lebih lanjut ia mengatakan menjadi pengusaha tidak selalu berjalan dengan lancar seperti mengalami pasang surut dalam usaha pada tahun 2016.

Ia menceritajan saat itu Jumma tumbuh sangat cepat namun ada beberapa masalah besar ketika perancang tunggal jatuh sakit dan tidak dapat melanjutkannya, hal itu mempengaruhi produksi dan pasokan produk.

Titik balik usaha juga terjadi di tahun 2016 yakni Jumma Kids dengan perlahan dengan mulai membenahi infrastruktur pada brand yang ia sayangi ini.

Ibu dari dua orang anak bernama Sinar Langit dan Radja Mandaka ini membuat sebuah working space yang disebutnya dengan nama Jumma Kids Studio yang bertempat di Komplek Dago Asri Bandung.

"Saat ini Jumma Kids sedang belajar mandiri dengan membangun sebuah tim yang solid. Mulai dari tim design, tim produksi, tim creative, tim customer service sampai ke tim marketing," kata dia.

Hal yang cukup menarik dari studio Jumma Kids ini adalah dimana terdapat mural mural besar yang menjadi signature dari studio Jumma ini yaitu 'Hakuna Matata' yang berarti 'jangan khawatir'.

Lebih lanjut ia menuturkan penting untuk digaris bawahi bahwa kredibilitas sebuah usaha online juga ditentukan oleh sebuah jasa pengiriman.

Ia mengatakan sebuah usaha online layak untuk dipercaya apabila mereka memiliki barang dengan kualitas yang baik, customer service yang helpful, dan juga pengiriman yang cepat dan terpercaya sehingga barang yang dibeli oleh customer bisa sampai dengan utuh.

Dirinya mengaku telah menggunakan jasa pengiriman JNE sejak terlahirnya Jumma Kids di awal tahun 2014.

"Saya mempercayakan pengiriman Jumma pada JNE karena JNE mempunyai layanan pilihan yang bisa disesuaikan dengan keinginan customer, bisa sampai sehari atau dengan layanan regular. Sampainya pun selalu cepat dan tepat," kata dia.

Ditambah dengan mudahnya akses pengecekan Airwaybill membuat customer dengan mudahnya men-track pemesanan mereka.

Mulai dari 100 pengiriman setiap bulannya di tahun 2014, saat ini menginjak tahunnya yang ketiga Jumma Kids dapat mendapatkan omset ratusan juta per bulan untuk kiriman produknya dimana mencapai lebih dari 700 pengiriman setiap bulannya ke seluruh Indonesia.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Kunci Sukses Konservasi Melalui Kemitraan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Laporan Keberlanjutan Golden Agri-Resources (GAR) 2016 menguraikan kemajuan perusahaan dalam menerapkan pendekatan inovatif dalam konservasi hutan. Mengusung tema "Realising Sust

  • 2 bulan lalu

    Batak Fiesta di Samosir

    SAMOSIR (EKSPOSnews): Pagelaran Batak Fiesta di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, yang berlangsung tiga hari, 27-29 Juni 2017, di Open Stage (Panggung Terbuka) Tuktuk Siadong, berlangsung sukses.Peng

  • 2 bulan lalu

    Media Sosial Dominasi Layanan Komunikasi XL

    JAKARTA (EKSPOSnews): Operator telekomunikasi PT XL Axiata Tbk. mencatat trafik penggunaan layanan data selama Lebaran 2017 mencapai 4.020 Tera Byte (TB), meningkat 218 persen dibanding Lebaran period

  • 2 bulan lalu

    Media Sosial Semakin Tak Dipercaya

    LONDON (EKSPOSnews): Sebagian besar orang sudah kehilangan kepercayaan pada media arus utama dan lebih curiga terhadap media sosial, demikian temuan sebuah jajak pendapat.Edisi terbaru Digital News Re

  • 3 bulan lalu

    Kapolri Dihina Lewat Media Sosial

    BANDARLAMPUNG (EKSPOSnews): Polda Lampung menangkap penghina Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui media sosial dengan menyebarkan ujaran kebencian dan permusuhan."Kami menangkap tersangka karena me

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak