Rabu, 20 Sep 2017
  • Home
  • Sosok
  • Inilah Orang Kaya Termuda di Dunia

Inilah Orang Kaya Termuda di Dunia

Sabtu, 23 Jul 2016 16:10
BAGIKAN:
JAKARTA (EKSPOSnews): Baru memasuki usia 19 tahun, Alexandra Andresen telah menjadi miliarder termuda di dunia. Terlahir dari keluarga kaya pengusaha tembakau, Alexandra memulai langka berbisnis dengan berinvestasi di sebuah perusahaan bernama Ferd.

Setiap langkah bisnisnya, mampu meningkatkan kekayaan Alexandra hingga US$1,2 miliar atau setara dengan Rp 15 triliun (Kurs Rp13.101 per dolar). Tidak heran, remaja ini terpilih menjadi miliarder termuda pada tahun 2016 versi Forbes.

Mengutip Forbes, Jumat 22 Juli 2016, Alexandra yang baru saja lulus dari sekolah menengah atas ini awalnya tidak begitu tertarik menjadi seorang pebisnis. Remaja ini lebih menyukai kegiatannya sebagai penunggang kuda di Norwegia, dan berhasil meraih berbagai penghargaan dari berbagai kompetisi di Eropa.

Selain Alexandra, kakak perempuannya Katharina juga mempunyai kekayaan yang sebanding dengan dirinya.

Selain sebagai pebisnis, Katharina juga fokus terhadap perkembangan sosial suatu negara. Mahasiswi ilmu sosial di Amsterdam University College ini membuat proyek untuk mengurangi jumlah anak muda pengangguran pada 2014.

Kedua kakak beradik ini memiliki saham sebesar 42,2 persen dari perusahaan milik mereka. Pada awalnya kedua kakak beradik ini hidup di Norwegia dengan normal.

Kehidupan mereka berubah ketika mereka menginjak usia 17 tahun, di mana berdasarkan peraturan di Norwegia, mereka harus melaporkan harta kekayaan yang dimiliki terhadap pemerintah untuk pembayaran pajak.

Katharina dalam wawancaranya di televisi Norwegia menceritakan mendapatkan banyak permintaan pertemanan di akun Facebook miliknya ketika kekayaan mereka dipublikasikan pada 2014.

Perusahaan Ferd mulai berdiri pada 1849, di mana kakek buyut Alexandra dan Katharina, Johan Henrik Adresen membeli perusahaan tembakau J.L. Tiedemanss. Perusahaan ini pada akhirnya menjadi perusahaan rokok nomor satu di Norwegia selama lebih dari 150 tahun.

Keluarga Andresen menjalankan bisnis industri tembakau hingga menjual sahamnya ke perusahaan Skandinavisk Tobakskompagni sebesar US$ 500 juta (Rp 6,5 triliun). Saat ini, Ferd tidak hanya bergerak di bisnis tembakau, tapi bergerak di bidang ritel, investasi.

Mengapa Alexandra dan Katharina sudah menerima kekayaan sebesar itu di usia mudanya? Jawabannya adalah peraturan yang berlaku di negara Norwegia, di mana setiap orang kaya harus membayar pajak hampir 1 persen dari kekayaan yang dimilikinya.

Hal ini membuat ayah mereka, Johan H. Andersen, segera mengurangi kekayaan miliknya dengan memberikan warisan kepada anak mereka setelah anaknya berusia 17 tahun. Tujuannya tidak lain untuk mengurangi pajak yang harus dibayar. (liputan 6)

  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    Ruko Terbakar di Jambi, 2 Meninggal Dunia

    JAMBI (EKSPOSnews): Kebakaran dua unit rumah dan toko (ruko) berlantai tiga di Jalan Kapten A Bakarudin Simpang 3 Sipin, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Provinsi Jambi, mengakibatkan dua orang peng

  • 3 minggu lalu

    Telkom Didorong Menjadi Penyedia Satelit Kelas Dunia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri BUMN Rini Soemarno mendorong PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. menjadi perusahaan pengelola satelit terkemuka di dunia dengan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya."

  • 2 bulan lalu

    DL Sitorus Meninggal di Pesawat Garuda

    Darianus Lungguk Sitorus atau dikenal dengan DL Sitorus meninggal dunia saat akan terbang dengan pesawat Garuda dari Jakarta ke Medan.DL Sitorus harusnya berangkat pukul 13.35 WIB menggunakan Maskapai

  • 2 bulan lalu

    Kemnaker Dorong Dunia Usaha Untuk Investasi SDM

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pemerintah Indonesia mengajak kalangan dunia usaha dan industri, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri (PMA) untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sal

  • 2 bulan lalu

    Bandara Sultan Thaha Diakui Dunia

    JAMBI (EKSPOSnews): Bandara Sultan Thaha Jambi meraih peringkat satu dunia sebagai bandara terbaik pada kategori survei Airport Service Quality (ASQ) Quarter II/2017 yang dilakukan oleh organisasi Air

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak