Minggu, 22 Okt 2017

Cintai Bahasa Raih Prestasi

Oleh: Elida KS
Sabtu, 03 Jun 2017 04:06
BAGIKAN:
istimewa
Ray Vivaldi Panjaitan, mahasiswa USU.
Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional ketiga yang paling banyak dituturkan di seluruh dunia, setelah bahasa Mandarin dan Spanyol

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga menggunakan Bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa resminya.Menguasai   Bahasa Inggris berarti dapat menguasai dunia.Dewasa ini sudah banyak ditemukan orang-orang yang fasih berbahasa inggris. Bahkan di sekolah-sekolah pun Bahasa Inggris sudah dijadikan sebagai bahasa pengantar.
 
Bahasa Inggris juga dapat dijadikan sebagai jembatan untuk meraih prestasi. Seperti yang dilakukan oleh Ray Vivaldi Panjaitan. Ray merupakan mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU).

Saatini Ray tengah duduk di semester dua. Tidak seperti kebanyakan mahasiswa lain yang mengikuti banyak organisasi, Ray hanya aktif dan fokus pada satu organisasi saja yaitu USD (Usu Society for Debate).Bergabung dalam USD menjadi impian Ray sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Ray merupakan sosok yang kritis dan pantang menyerah. Ia memiliki prinsip "Never Give Up and Try The Best In Your Life"."Jangan hanya karena sekali gagal menjadikan kita menyerah begitu saja sehingga tidak mau mencoba lagi," ungkap Ray saat diwawancari di Gedung Kesekretariatan USD.

Berkat kecintaannya tersebut, ia berhasil mengukir prestasi dalam bidang Bahasa Inggris. Di tahun 2016, Ray Vivaldi terpilih sebagai perwakilan FISIP untuk mengikuti USU English Debate Competition (EDC). Kompetisi kali ini, Ray dan timnya memperoleh juara 1, sedangkan Ray sendiri memperoleh 2nd Best Speaker di EDC.

Dengan kemampuannya tersebut, Ray juga melebarkan sayapnya di kancah nasional. Pada tahun 2016, Ray dan timnya menjadi perwakilan USU dalam kompetisi Asian Law Student Association (ALSA) yang diadakan di Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Baru-baruini, tepatnya pada 27-30 April 2017, Ray mengikuti Sumatera Overland Varsity Dabate (SOVED) di Padang. SOVED sendiri merupakan kompetisi debat Bahasa Inggris antar universitas di Pulau Sumatera. Tahun ini Universitas Negeri Padang (UNP) terpilih menjadi tuan rumah. Di sana, Ray memperoleh hasil yang cukup memuaskan sebagai 3rd Best Speaker.

Tidak hanya dalam berdebat, Ray juga sering mengikuti kompetisi-kompetisi pidato Bahasa Inggris.Pada tahun 2016, Ray menyabet penghargaan Juara 1 dalam English Speech Competition se-kota Medan yang dilaksanakan di Millenium ICT Center. Di samping debat dan pidato Bahasa Inggris, Ray pun memanfaatkan kemampuan berkomunikasinya dengan menjadi MC (Master of Ceremony). Di sisilain, Ray juga tertarik untuk menjadi relawanp engajar bahasa inggris untuk membantu kehidupan sosial.

Ditanya soal cita-cita, seorang Ray Vivaldi Panjaitan ingin menjadi seorang Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis. Demi mewujudkan cita-citanya itu Ray bertekad juga untuk menguasai bahasa asing lain seperti Prancis, Jerman, dan Spanyol. Ray sendiri terinspirasi dari sosok penyanyi Anggun C. Sasmi yang sukses meniti karir di Prancis. "Aku kagum sama Anggun, dia orang Indonesia tapi bisa fasih berbahasa Prancis dan sukses berkarir di Prancis," ungkap Ray saat diwawancarai di kampus FISIP USU.
 
Perjalanan Ray dalam mengukir prestasi tentunya mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk orangtua dan teman-teman.Salah satu teman dekat Ray yang bernama Fattah mengatakan bahwa Ray merupakan sosok yang aktif dan memang kompeten dalam Bbahasa Unggris.Selain itu, "Ray merupakan sosok yang baik dan saya bangga punya teman seperti Ray," ujarnya.

 

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99