Rabu, 22 Nov 2017
  • Home
  • Sosok
  • Budi Gunadi Sadikin Tak Cocok Pimpin Inalum?

Budi Gunadi Sadikin Tak Cocok Pimpin Inalum?

Oleh: alex
Selasa, 19 Sep 2017 04:40
BAGIKAN:
istimewa.
Inalum.
Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan penetapan Budi Gunadi Sadikin menjadi Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero karena memiliki kapasitas dalam mengelola keuangan korporasi serta punya jaringan ke lembaga keuangan internasional.

"Pak Budi sudah sejak lama dipersiapkan, termasuk untuk memimpin Holding Pertambangan dimana Inalum bertindak sebagai induk," kata Rini usai mendampingi Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Telkom Indonesia di Desa Tuksongo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Menurut Rini, Budi Gunadi Sadikin yang sebelumnya menjabat Staf Khusus Menteri BUMN itu beberapa kali sudah dilibatkan dalam pembahasan terkait rencana Holding Tambang membeli 51 persen saham Freeport Indonesia.

Sebelumnya, pada Kamis (14/9), Budi Gunadi Sadikin resmi diangkat menjadi Dirut Inalum menggantikan pejabat sebelumnya Winardi Sunoto yang kemudian dialihkan menjabat sebagai Direktur SDM dan Tata Kelola PT Pupuk Indonesia Holding Company.

"Saya yakin dia (Budi Gunadi Sadikin) mampu. Pengalamannya cukup panjang di industri keuangan perbankan. Direktur bank swasta, Dirut Bank Mandiri. Total lama berkarir di Mandiri lebih 10 tahun," ujarnya, Senin 17 September 2017.

Dengan pengalaman itulah tambah Rini, Budi Gunadi Sadikin yang berlatar belakang lulusan ITB dan keuangan di luar negeri diyakini bisa menangani Holding Tambang.

Ia meyakini, seseorang yang sudah pernah menjadi pucuk pimpinan pada satu perbankan besar, pasti sudah memiliki kapasitas untuk menganalisa sektor-sektor usaha yang beraneka ragam karena perbankan yang memberikan kredit untuk sektor-sektor usaha tersebut.

"Seperti Bank Mandiri tentu sudah memberikan kredit usaha ke banyak sektor, tambang emas, batubara dan macam-macam," ujarnya.

Pria kelahiran 1964 ini sebelumnya Dirut Bank PT Bank Mandiri Tbk (Persero) periode April 2013 hingga Maret 2016.

Budi Gunadi Sadikin merupakan sarjana Fisika Nuklir dari Institut Teknologi Bandung pada 1988 dan pendidikan ekonomi dari Washington University Amerika Serikat.

Budi mengawali karier sebagai staf teknologi informasi di IBM Asia Pasifik yang berpusat di Tokyo, Jepang. Kemudian, melanjutkan karier di IBM Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Systems Integration & Professional Services Manager hingga 1994.

Sejak tahun 1994, Budi malang melintang di industri perbankan, behijrah ke Bank Bali yang sekarang berubah nama menjadi Bank Permata.

Beberapa jabatan digenggamnya antara lain General Manager Electronic Banking, Chief General Manager wilayah Jakarta, dan Chief General Manager Human Resources hingga 1999.

Budi selanjutnya bergabung dengan ABN Amro Bank Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Consumer Banking hingga 2004.

Kemudian memilih berkarir di Bank Danamon sebagai Executive Vice President Consumer Banking dan Direktur di Adira Quantum Multi Finance, sebelum bergabung masuk ke Bank Mandiri pada tahun 2006.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Inalum Bangun Smelter di Kalimantan Utara

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium Persero (Inalum) akan membangun pabrik pemurnian (smelter) aluminium di Kalimantan Utara (Kaltara) dengan investasi sekitar 2 miliar dolar AS atau s

  • 3 bulan lalu

    Inalum Bangun Pabrik Aluminium Slab

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero bersama dengan PT Alumindo Light Metal Industri Tbk. (ALMI) akan membangun pabrik aluminium slab di Kuala Tanjung, Sumatera Utara d

  • 5 bulan lalu

    Holding Perkebunan Nusantara dan Inalum Serahkan 400 Paket Sembako Gratis

    MEDAN (EKSPOSnews): PTPN II dan PTPN III (Persero) yang termasuk dalam Holding Pekebunan Nusantara bersama dengan PT. Inalum melaksanakan program sembako gratis dengan tajuk BUMN Hadir Untuk Negeri.&n

  • 5 bulan lalu

    Inalum Diminta Segera Bangun Pabrik Alumina di Kalimantan Utara

    NUNUKAN (EKSPOSnews): PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Persero segera berinvestasi di Provinsi Kalimantan Utara dengan membangun industri alumina.Siaran pers Humas Pemprov Kaltara menyebutkan&nb

  • 6 bulan lalu

    InalumTingkatkan Kapasitas Produksi

    MEDAN (EKSPOSnews0: PT Indonesia Asahan aluminium (Persero) atau Inalum memastikan akan terus meningkatkan kapasitas produksi aluminium menjadi 500.000 hingga 1 juta ton dari selama ini yang masih 260

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99