Selasa, 23 Jan 2018

Pemprov Aceh Kerja Sama dengan Pertamina

Oleh: Alex
Selasa, 01 Agu 2017 06:10
BAGIKAN:
istimewa
Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh.
BANDA ACEH (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Aceh melakukan penandatanganan joint venture (kerja sama) pengelolaan energi panas bumi Seulawah untuk pembangkit listrik guna memenuhi kebutuhan energi di provinsi ini.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan Direktur Perusahaan Daerah Pembangunan Aceh (PDPA) Muhsin dengan Direktur PT Pertamina Geothermal Energy Irvan Zainuddin, dan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

"Proyek ini sudah ditunggu-tunggu sejak enam tahun lalu dan dapat diselesaikan dalam waktu 3,5 tahun atau maksimal 4 tahun ke depan, sehingga krisis listrik di Aceh dapat segera tertangani," kata Irwandi Yusuf, di sela penandatanganan kerja sama tersebut di ruang kerjanya di Banda Aceh, Senin 31 Juli 2017.

Irwandi mengatakan, masyarakat Aceh sudah cukup lama hidup dalam keterbatasan listrik, bahkan kelistrikan yang buruk di Aceh selama ini juga berdampak pada terhambat pengembangan investasi.

Irwandi menyebutkan bahwa beban puncak kebutuhan listrik di Aceh berkisar 325 megawatt (MW), sehingga untuk melayani kebutuhan dengan baik idealnya PLN memiliki cadangan energi 50 persen dari kebutuhan itu atau sekitar 500 MW. Namun kenyataannya, saat ini energi yang tersedia hanya 340 MW.

Irwandi menjelaskan proyek geothermal tersebut sebenarnya telah mulai digagas pertama kali pada tahun 2008. Gagasan itu mendapat sambutan baik dari Pemerintah Jerman pada 2009 bersedia menghibahkan dana sebesar 10 juta dolar AS.

Menurut Irwandi, Jerman tergerak menghibahkan dana sebesar itu karena Pemprov Aceh saat itu memprakarsai pembangunan berbasis lingkungan yang dinamakan 'Aceh Green'. Namun, proyek tersebut belum sempat terlaksana hingga masa tugasnya sebagai Gubernur Aceh berakhir pada 2012 lalu.

Irwandi berharap, dengan dimulai pemanfaatan energi panas bumi Seulawah ini, kebutuhan listrik di Aceh dapat segera dipenuhi.

Dalam pengerjaannya nanti, sumur-sumur yang dibor diharapkan benar-benar dapat mengeluarkan energi panas sebagaimana diharapkan, sehingga modal yang terpakai benar-benar tepat guna.

Irwandi juga mengatakan, perkiraan sementara, panas bumi Seulawah itu punya potensi hingga 165 MW, dan untuk tahap awal Pertamina dan PDPA akan memenuhi 55 megawatt.

Irwandi juga berharap, dalam pengerjaannya nanti, energi panas bumi tersebut dapat ditemui pada kedalaman yang standar, sehingga akan membutuhkan modal yang lebih kecil.

Ia mencontohkan seperti di Sabang, energi panas buminya bisa didapat pada kedalaman 1.200 meter.

"Semoga ini juga terjadi di Seulawah, sehingga tidak lama lagi kita akan menikmati listrik yang mencukupi," kata Irwandi.

Join Venture adalah kerja sama beberapa pihak untuk menyelenggarakan usaha bersama dalam jangka waktu tertentu, dalam hal ini PT Pertamina melalui anak perusahaannya PT Pertamina Geothermal Energy, PDPA, serta Pemprov Aceh membentuk PT Geothermal Energy Seulawah (GES) untuk mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi di Seulawah.

Direktur PT Pertamina Geothermal Energy Irvan Zainuddin mengatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan proyek tersebut dalam tenggat waktu yang disampaikan oleh Gubernur Aceh.

Dalam penandatanganan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah MT, Wakil Ketua DPRA Sulaiman Abda, para asisten Setda Aceh, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Mulyadi Nurdin, serta sejumlah pimpinan SKPA lainnya.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Pertamina Bantu Tempat Sampah

    JAKARTA (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III memberikan memberi bantuan 50 tempat sampah dan 500 buku bacaan tentang lingkungan dan pengelolaan sampah untuk 10 sekolah d

  • 4 hari lalu

    Pertamina Sepakat Jual Beli Gas Bumi dengan EMP Bentu Limited

    JAKARTA (EKSPOSnews): Perseroan Terbatas Pertamina melakukan kesepakatan Perjanjian Jual Beli Gas Bumi dengan EMP Bentu Limited dalam melaksanakan program "Refinery Development Master Plant" untuk men

  • 3 minggu lalu

    Pertamina Kelola Blok Mahakam

    SOLO (EKSPOSnews): PT Pertamina (Persero) secara resmi mengelola Blok Mahakam, Balikpapan, Kalimantan Timur mulai 1 Januari 2018 dari peralihan Wilayah Kerja (WK) Mahakam milik Total E&P Indonesie.Pro

  • satu bulan lalu

    Kejaksaan Akan Telisik Keterlibatan Ahmad Bambang dalam Kasus Pertamina

    JAKARTA (EKSPOSnews): Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) akan mempelajari keterangan saksi persidangan dugaan korupsi pengadaan kapal Anchor Handling Tug Supply (AHTS) tahun 2

  • satu bulan lalu

    Pertamina Barikan Bantuan Konservasi Gajah

    SIMALUNGUN (EKSPOSnews): PT Pertamina Marketing Operation Region I memberikan bantuan untuk konservasi gajah yang dikelola di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli, Kabupaten Simalungun

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99