Sabtu, 07 Des 2019

Meresmikan Pembangkit Listrik dari Sampah

Oleh: marsot
Selasa, 26 Mar 2019 16:47
BAGIKAN:
istimewa.
Pembangkit listrik (ilustrasi).
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan proyek percontohan (pilot project) Pengolahan Sampah Proses Thermal PLTSa Bantargebang di Bekasi, Jawa Barat, yang hampir seluruhnya memanfaatkan komponen lokal.

"Sampah ini menurut saya masalah yang harus kita selesaikan. Kita gunakan teknologi dalam negeri. 'Pilot project' ini hampir seluruhnya menggunakan Tingkat Komponen dalam negeri (TKDN)," katanya di Jakarta, Selasa 25 Maret 2019.

Peresmian itu juga dilakukan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza, dan Asisten Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup pemprov DKI Jakarta Yusmada Faizal.

Selain itu juga dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Bidang Kemaritiman, Dirjen Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Walikota Bekasi, Walikota Tangerang Selatan, dan Para Pejabat Eselon 1 BPPT.

Luhut menuturkan, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang diberi nama PLTS Merah-Putih ini adalah upaya pemecahan masalah sampah perkotaan di Indonesia.

PLTSa ini memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 100 ton/hari. PLTSa ini dapat menghasilkan listrik sebanyak 750 kWh menggunakan sampah yang sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi.

"Kalau kita tidak mulai, kapan kita mau maju. Ini penting, kita bikin saja. Nanti kalo ini (PLTSa) sudah jadi 100 ton/hari, (selanjutnya) kita bikin untuk kota-kota seperti Labuan Bajo, Balige, Pontianak, kota-kota yang produksi sampahnya sekitar 100-200 ton/hari," ungkapnya.

Luhut juga menambahkan teknologi PLTSa ini dapat dimasukan dalam "e-katalog" milik pemerintah untuk mempercepat proses pengadaan bagi kota-kota yang ingin mengaplikasikan PLTSa.

Menurut dia, jika dapat diterapkan pada kota-kota lain di Indonesia, maka permasalahan penyediaan lahan untuk pembuangan sampah akan teratasi.

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan PLTSa Merah-Putih menggunakan teknologi thermal yang terbukti dan telah banyak dipakai untuk proyek "waste to energy" di dunia.

Teknologi thermal tersebut juga ramah lingkungan karena dilengkapi dengan pengendali polusi. Selain itu, PLTSa ini ekonomis dan cocok digunakan untuk karakter sampah di Indonesia yang umumnya tercampur karena kurangnya kesadaran untuk memilah sampah sebelum dibuang. Karakter sampah di Indonesia juga mengandung bahan organik yang tinggi, memiliki kelembapan yang tinggi, dengan nilai kalori yang rendah.

Lebih jauh lagi, teknologi dan alat yang digunakan mengandung TKDN yang tinggi.

"Ini merupakan hasil kajian BPPT dan dibangun dengan mitra lokal. Sebagian besar peralatan merupakan produksi dalam negeri sehingga kami dengan bangga menamakannya PLTSa Merah-Putih," ungkap Riza.

Sementara itu, Menristekdikti M. Nasir menyinggung bahwa yang terpenting adalah pengelolaan sampah bukan listriknya, melainkan upaya membuat kota lebih bersih.

"Jangan sampai berpikir untuk menghasilkan energi, tapi berpikir bagaimana Jakarta bersih, Bekasi bersih, itu yang penting. Kita jangan menghitung berapa 'cost' per kWh-nya," ujar Menristekdikti. 

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di 12 Kota

    JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pembangkit listrik tenaga sampah atau "waste to energy" sudah mulai diterapkan pada 12 kota di Indonesia.

  • 8 bulan lalu

    Indonesia Power Akan Bangun Pembangkit Listrik di Kubu Raya

    KUBU RAYA (EKSPOSnews): PT Indonesia Power selaku anak cabang PT PLN dalam waktu dekat akan melakukan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang di Desa Bintang Mas, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi

  • 8 bulan lalu

    Perilaku Masyarakat Tinggalkan Sampah di MRT Jakarta Tak Bisa Dibiarkan

    JAKARTA (EKSPOSnews): Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan sengaja untuk tidak menyediakan tempat sampah di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) sebagai bagian dari pendidikan bahwa sampah tidak

  • tahun lalu

    PLN Bangun Pembangkit Listrik Biomassa

    MEULABOH (EKSPOSnews): Pemerintah melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero akan menyelesaikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) yang telah direncanakan di wilayah Kabupa

  • tahun lalu

    Ketika Sampah Dijadikan Listrik

    SURABAYA (EKSPOSnews): Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyatakan Surabaya, Jawa Timur merupakan salah satu kota di Indonesia yang pertama telah memanfaatkan sampah menjadi tenaga listrik.Tri Rism

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99