Jumat, 16 Nov 2018

Garuda Kerja Sama dengan Japan Airlines

Oleh: Jallus
Jumat, 07 Sep 2018 03:36
BAGIKAN:
istimewa.
Garuda.
TANGERANG (EKSPOSnews): Maskapai Garuda Indonesia dan Japan Airlines (JAL) menandatangani perjanjian kerja sama "code share" penerbangan dalam rangka meningkatkan pangsa pasar dan konektivitas di kawasan Asia Pasifik.

"Kerja sama strategis ini akan memperluas jaringan penerbangan Garuda Indonesia ke dua kota besar di Amerika yaitu New York dan Los Angles serta kota-kota lainnya di Jepang seperti New Chitose, Nagoya, Chubu dan Fukuoka," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury usai penandatanganan perjanjian kerja sama strategis dengan Executive Vice President Japal Airlines Tadashi Fujita di Tangerang, Kamis 6 September 2018.

Kerja sama tersebut juga merupakan upaya untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi pengguna jasa kedua maskapai khususnya pilihan layanan penerbangan dari Indonesia ke Jepang dan sebaliknya.

Melalui perjanjian yang akan mulai berlaku pada 28 Oktober mendatang kedua maskapai tersebut menawarkan penerbangan "code share" untuk rute-rute domestik dan internasional tertentu di Jepang dan Amerika Serikat maupun Indonesia yang dioperasikan Garuda Indonesia dan Japan Airlines.

Melalui kerja sama tersebut, Garuda Indonesia akan menjadi "marketing carrier" dan akan menempatkan nomor penerbangannya (flight number) pada penerbangan Japan Airlines pada rute Narita Jakarta, Narita-New York dan Narita-Los Angeles untuk rute internasional, serta Haneda-New Chitose, Haneda-Nagoya-Chubu, dan Haneda Fukuoka untuk rute intra Jepang.

Sebaliknya Japan Airlines akan menjadi "marketing carrier" atau menempatkan nomor penerbangannya (flight number) pada penerbangan Garuda Indonesia untuk rute Jakarta-Haneda (pp), Denpasar-Narita pp dan juga Jakarta-Yogyakarta, serta Jakarta-Surabaya pp.

"Kerja sama ini sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh penumpang Garuda Indonesia dan JAL, khususnya dalam mempermudah penumpang untuk melakukan perjalanan dari Indonesia ke Jepang dan Amerika Serika?maupun sebaliknya," katanya.

Pahala menargetkan kerja sama itu bisa menaikkan pangsa pasar sebesar 37 persen dari pasar di Jepang, baik untuk penerbangan dari dan ke Jepang maupun dari dan ke Amerika Serikat.

Selain itu, lanjut dia, penambahan tingkat keterisian bisa bertambah lima persen.

Executive Vice President JAL Tadashi Fujita mengatakan dengan adanya "code share" bisa menambah saluran penjualan untuk kedua maskapai.

"Kami akan membantu Garuda untuk memperluas saluran penjualan, begitu pun dengan Garuda, ditembah pengunjung Asia ke Amerika itu meningkat setiap tahunnya, jadi kita ingin cari mitra yang bagus," katanya.

Dalam kesempatan sama, Executive Officer International Relations and Alliances JAL Hideki Oshima mengatakan JAL tidak terbang dari Bandara Internasional Tokyo Narita, sehingga kerja sama ini bisa meraup pasar dari Bandara Internasional Tokyo Haneda melalui Garuda Indonesia.

"Kami tidak menerbangkan Haneda-Jakarta, sementara Haneda itu sangat strategis letakmya dekat dengan kota metropolitan, kami punya sekitar 3,5 juta penumpang dan dengan adanya rute-rute Jakarta-Surabaya kami yakin bisa menambah keuntungan bagi keduanya," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Garuda Indonesia Group Jalin KSO dengan Sriwijaya Air

    JAKARTA (EKSPOSnews): Garuda Indonesia Group melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia mengambil langkah strategis dengan mengambilalih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air."Kerja

  • 2 hari lalu

    Garuda Indonesia Group Akan Sediakan Layanan Internet Gratis

    JAKARTA (EKSPOSnews): Garuda Indonesia Group akan menyediakan layanan internet gratis di dalam pesawat untuk seluruh penerbangan mulai 2019."Nantinya pengguna jasa Garuda Indonesia dan Citilink dapat

  • 7 hari lalu

    Garuda Buka Rute Jakarta-Gunung Sitoli

    GUNUNG SITOLI (EKSPOSnews): PT.Garuda Indonesia mulai 16 November 2018 membuka rute penerbangan langsung dari Jakarta menuju Bandar Udara Binaka Gunungsitoli, Sumatera Utara."Pembukaan rute penerbanga

  • 7 hari lalu

    Pesawat B737 Max 8 Milik Garuda Laik Terbang

    JAKARTA (EKSPOSnews): Garuda Indonesia memastikan pesawat B737 Max 8 yang saat ini dioperasikan layak terbang menyusul hasil pemeriksaaan khusus kelaikudaraan pesawat jenis itu beberapa waktu lalu. Di

  • satu minggu lalu

    Garuda Maintenance Banjir Pesanan

    TANGERANG (EKSPOSnews): PT Garuda Maintenance Facilities AeroAsia (GMF) dibanjiri pesanan perawatan pesawat penerbangan berbiaya hemat (LCC) asal India, yaitu maskapai Indigo. Direktur Utama GMF Iwan

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99