Senin, 19 Feb 2018

Festival Tabot di Bengkulu

Oleh: Jallus.
Kamis, 21 Sep 2017 01:34
BAGIKAN:
istimewa.
Festival Tabot.
BENGKULU (EKSPOSnews): Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah membuka Festival Tabot 2017 yang dipusatkan di lapangan Tugu Merdeka, Kota Bengkulu.

"Festival ini tidak hanya ritual budaya dan religi, tapi juga bagian dari modal pembangunan sektor pariwisata," saat membuka festival, Rabu 20 September 2017.

Pembangunan pariwisata tersebut akan mendukung program unggulan daerah ini mewujudkan Tahun Kunjungan wisata pada 2020 atau "Visit Wonderful Bengkulu 2020'.

Karena itu, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program prioritas itu dengan menyukseskan kegiatan budaya Tabot yang menjadi agenda tahunan daerah itu.

Pembukaan Festival Tabot 2017 yang akan berlangsung selama 10 hari ke depan diawali dengan malam pentas seni budaya Bengkulu.

Pentas semikolosal musik dan tari kontemporer yang menonjolkan musik dol, yakni alat musik tabuh khas Bengkulu yang terbuat dari batang bawah pohon kelapa, itu mengawali pertunjukan.

Pertunjukan itu menggambarkan pesan khusus ritual Tabot, yakni peringatan kematian Sayid Agung Husein bin Ali bin Abi Thalib, salah seorang cucu Nabi Muhammad SAW.

Ritual Tabot yang digelar anggota Kerukunan Keluarga Tabot (KKT) Bengkulu adalah upacara tradisional masyarakat Bengkulu untuk mengenang kisah kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di padang Karbala pada 10 Muharam 61 Hijriah (681 M).

Perayaan di Bengkulu pertama kali dilaksanakan oleh Syeh Burhanuddin yang dikenal sebagai Imam Senggolo pada 1685. Syeh Burhanuddin atau Imam Senggolo pun menikah dengan wanita Bengkulu kemudian keturunannya disebut sebagai KKT.

Inti dari upacara selama 10 hari terhitung 1 hingga 10 Muharram, adalah mengumpulkan semua bagian tubuh Husein lalu diarak dan dimakamkan di Padang Karbala.

Adapun tahapan ritual Tabot sesuai urutan, yakni mengambil tanah, duduk penja, meradai, merajang, arak penja, arak serban, gam atau masa tenang/berkabung dan arak gedang serta tabot terbuang.

Selama 10 hari pelaksanaan ritual atau doa, Dinas Pariwisata menggelar festival yang diisi pameran produk unggulan daerah serta berbagai lomba seperti tari dan lomba musik dol, alat musik khas Bengkulu.

"Festival ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan Nusantara dan mancanegara ke Bengkulu," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Yudi Satria.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Wisata Mangrove di Bengkulu

    BENGKULU (EKSPOSnews): Ekosistem mangrove di Muara Sungai Jenggalu, Kota Bengkulu menjadi andalan pengelola wahana wisata alam Taman Wisata Mangrove Badrika untuk menarik pengunjung."Mangrove di Muara

  • 3 minggu lalu

    Membangun Jalur Rel Kereta Api Bengkulu-Sumbar

    BENGKULU (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Perhubungan mengusulkan rencana pembangunan jalur kereta api dari Kota Bengkulu menuju Kota Padang, Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu y

  • satu bulan lalu

    Ratusan Perempuan di Bengkulu Deteksi Dini Kanker Rahim

    BENGKULU (EKSPOSnews): Sebanyak 370 perempuan di tiga kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu mengikuti pemeriksaan kanker mulut rahim (serviks) atau Inspeksi Visual Asam (IVA) sebagai upaya dini mend

  • satu bulan lalu

    Hak Politik Mantan Gubernur Bengkulu Dicabut

    BENGKULU (EKSPOSnews): Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kota Bengkulu dalam amar putusannya mencabut hak politik, yakni hak untuk dipilih kepada Gubernur Bengkulu nonaktif Ridwan Mukti s

  • satu bulan lalu

    Kekerasan Terhadap Perempuan di Bengkulu Masih Tinggi

    BENGKULU (EKSPOSnews): Sejumlah tokoh lintas agama di Provinsi Bengkulu menandatangani deklarasi dan komitmen pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang kasusnya masih tinggi di daerah ini.

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99