Rabu, 15 Agu 2018
  • Home
  • Ragam
  • Tuak Suling dari Nias Butuh Sentuhan

Tuak Suling dari Nias Butuh Sentuhan

Oleh: marsot
Rabu, 08 Agu 2018 04:50
BAGIKAN:
istimewa.
Minum tuak (ilustrasi).
GUNUNGSITOLI (EKSPOSnews): Petani tuak suling (tuo nifaro) di Kota Gunungsitoli butuh perhatian pemerintah, sehingga produk yang mereka hasilkan dapat dijadikan sebagai alat meningkatkan perekonomian.

"Tuak suling dapat meningkatkan taraf hidup petani tuak suling dan meningkatkan pendapatan asli daerah," kata mantan Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Firman Harefa di Gunungsitoli, Selasa 7 Augustus 2018.

Menurut Firman yang ditemui di kantor Yayasan Perguruan BNKP Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, tuak suling adalah temuan dan hasil karya leluhur masyarakat Nias yang terpelihara secara turun temurun, sehingga perlu dilestarikan, dan dilihat pada kondisi sekarang ini, tuak suling merupakan potensi daerah.

"Petani tuak suling perlu dibina, dibimbing dan dilatih pemerintah agar kualitasnya memenuhi standar yang diinginkan," ujarnya.Para petani tuak suling dibina agar peralatan penyulingan tuak yang mereka gunakan terjaga kebersihannya.

Kemasan atau botol tuak suling dibuat lebih indah dan menarik serta kadar alkohol terukur dan terkontrol agar memenuhi persyaratan.

Selain itu, Firman menganggap perlu diterbitkannya peraturan daerah (Perda) untuk memudahkan pengawasan tuak suling."Kalau hal yang saya sampaikan itu dilakukan pemerintah,  maka secara tak langsung harga tuak suling akan berubah, dan bisa berdampak pada peningkatan taraf hidup petani tuak suling di Kota Gunungsitoli," tutur Firman.

Pemerinrah daerah juga diminta untuk terlibat dan memberikan support kepada para petani tuak suling dalam mengembangkan atau menggali potensi daerah.

Supaya tuak suling asal Nias ke depannya bisa menjadi minuman yang berkelas dan dijual keluar daerah seperti Arak dari Bali, minuman Cap Tikus dari Minahasa, Ballo dari Sulawesi Selatan, Lapen dari Jogyakarta dan Sopi dari Flores.

"Kita berharap tuak suling Nias bisa seperti minuman minuman asal daerah lain, dan bisa menjadi kebanggaan dan unggulan daerah kita, " ujar Firman yang kini menjabat sebagai Kepala Yayasan Perguruan BNKP.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    PTPN III Holding Salurkan Bantuan Komputer

    JAMBI (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Holding menyalurkan bantuan puluhan perangkat komputer beserta printer untuk sejumlah sekolah di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provi

  • 4 hari lalu

    Alfamart Kirimkan Bantuan ke Lombok

    DENPASAR (EKSPOSnews): Pengelola jaringan ritel "Alfamart" PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. bersama jajaran Polda NTB mengirimkan tiga truk bantuan untuk para korban gempa bumi di Pulau Lombok.Direktur

  • 5 hari lalu

    PTPN III Holding Salurkan Bantuan Rumah Ibadah

    JAMBI (EKSPOSnews): PT Perkebunan Nusantara III Holding menyalurkan bantuan sarana dan prasarana umum untuk lima rumah ibadah di Desa Markanding, Kecamatan Bahar Utara, Kabupaten Muarojambi, Jambi.Pan

  • 6 hari lalu

    Bantuan ke Lombok

    Pasca tragedi gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu, seakan menarik keprihatinan dari berbagai pihak, tanpa terkecuali Korem 084/Bhaskara Jaya.Gempa yang menewaskan ratusan korban j

  • 3 minggu lalu

    Antam Salurkan Bantuan Logistik

    KOLAKA (EKSPOSnews): PT Antam Tbk. UBPN Sultra menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terkena banjir bandang di Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur, Sultra, pada Sabtu (21/7).Asisten Manag

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99