Rabu, 18 Jul 2018

Sesajen untuk Penghuni Danau Toba

Oleh: marsot
Minggu, 24 Jun 2018 07:08
BAGIKAN:
istimewa.
KM Sinar Bangun.
PARAPAT (EKSPOSnews): Ratusan keluarga korban hilang dan pengunjung kelihatan serius menyaksikan acara adat di perairan Danau Toba menggunakan "gondang batak" untuk mencari penumpang hilang akibat tenggelamnya KM Sinar Bangun, di Tiga Ras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Pemantauan di Posko Utama Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sabtu 23 Juni 2018 acara adat juga menghadirkan sejumlah penari tor-tor tradisional.

Selain itu, juga tampak hadir paranormal atau biasa dikenal dengan sebutan sebagai "orang pintar" yang akan memanjatkan doa di lokasi tenggelamnya kapal kayu tersebut.

Orang pintar (dukun) tersebut, juga memberikan berupa sesajen (beras, telur, dan perlengkapan lainnya) di tempat karamnya kapal kayu di perairan Danau Toba.

Melalui acara adat yang cukup sakral itu, dan diharapkan para penumpang KM Sinar Bangun yang hilang dapat kiranya ditemukan.

Para penari adat tersebut, berangkat dari Pelabuhan Tigaras menuju lokasi kejadian dengan menumpang kapal kayu milik "Patra Jaya,".

Acara memohon bantuan pencarian penumpang hilang kepada para penghuni alam goib di Danau Toba itu, ditonton oleh ratusan keluarga penumpang hilang dari pinggiran Pelabuhan Tigaras dengan harap-harap cemas.

Keluarga penumpang berharap agar pencarian penumpang yang hilang itu dapat ditemukan, karena mereka sudah cukup lelah dan menunggu terlalu lama.

Sebelumnya, Kapal kayu KM Sinar Bangun mengangkut ratusan penumpang, diperkirakan tenggelam sekitar satu mil dari dermaga Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

KM Sinar Bangun mengalami musibah akibat pengaruh cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak cukup besar.

Hingga kini, tercatat 19 orang penumpang KM Sinar Bangun ditemukan selamat dan tiga orang meninggal dunia, yakni Tri Suci Wulandari, Aceh Tamiang, Fahrianti (47) warga Jalan Bendahara Kelurahan Pujidadi Kecamatan Binjai Selatan Kota Binjai, dan Indah Yunita Saragih (22) warga P.Sidamanik.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Ketika Tim SAR Tinggalkan Danau Toba

    PARAPAT (EKSPOSnews): Tim SAR memulai berkemas-kemas untuk meninggalkan kawasan Tigaras, Kabupaten Simalungun, pascapenetapan berakhirnya pencarian KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Tob

  • 2 minggu lalu

    Pemkab Simalungun Bantu Pendidikan Anak Korban KM Sinar Bangun

    PARAPAT (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menyiapkan bantuan pendidikan bagi anak-anak korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba.Di sela-sela peletakan batu per

  • 2 minggu lalu

    Berharap Basarnas Angkat Mayat Korban KM Sinar Bangun

    RAYA (EKSPOSnews): Keluarga korban sangat berharap Tim Basarnas mengangkat kapal kayu KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.Mereka berhar

  • 2 minggu lalu

    Bangkai Kapal KM Sinar Bangun Belum Ditemukan

    PARAPAT (EKSPOSnews): Posisi kapal penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, pada Senin, 18 Juni 2018, hingga kini belum bisa dipastikan."Kerangka kapal belum di

  • 3 minggu lalu

    Butuh ROV Canggih Mengangkat Korban KM Sinar Bangun

    JAKARTA (EKSPOSnews): Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengusulkan beberapa opsi kepada Tim SAR gabungan untuk bisa mengevakuasi korban sekaligus KM Sinar Bangun dari dasar Danau Toba,

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99