Selasa, 20 Nov 2018
  • Home
  • Ragam
  • Sebaiknya Buaya yang Berkeliaran di Pantai Ancol Dijaring

Sebaiknya Buaya yang Berkeliaran di Pantai Ancol Dijaring

Oleh: alex
Minggu, 17 Jun 2018 10:28
BAGIKAN:
istimewa.
Buaya.
JAKARTA (EKSPOSnews): Menteri Lungkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengemukakan agar masyarakat tidak menembak buaya yang berkeliaran di Dermaga Pulau Dayung, Tanjungpriok, Jakarta Utara, tetapi menyarankan sebaiknya reptil tersebut dijaring saja.

Pernyataan pers Siti Nurbaya yang diterima di Jakarta,  terkait adanya buaya berukuran 2,5 meter yang muncul di Dermaga Pulau Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara dan hingga saat ini diduga masih berkeliaran di sekitar.

Siti Nurbaya meminta hewan tersebut tidak ditembak. Namun perlu disiapkan langkah evakuasi segera agar tidak mengancam keselamatan masyarakat sekitar.

"Kami sudah meminta ke pihak Lantamal untuk tidak menembak dengan senjata api satwa tersebut. Buaya itu sekarang berada di air asin yang bukan habitatnya, lama-lama bisa mati," kata Siti Nurbaya, Minggu 17 Juni 2018.

Hewan melata itu berada di perairan umum, sehingga perlu dievakuasi untuk alasan keselamatan masyarakat.

Langkah-langkah evakuasi kata Menteri Siti dikoordinasikan dengan Lantamal (Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut) dan Manajemen Taman Impian Jaya Ancol. Selain itu sedang dilakukan identifikasi kejadian tersebut oleh lembaga konservasi.

"Hari ini tim lapangan KSDAE masih 'standby' di lapangan dengan pihak manajemen Ancol dan Lantamal. Jaring-jaring pengaman ke batas Ancol juga sudah terpasang," kata dia.

Hingga kini belum diketahui fenomena yang menyebabkan buaya tersebut berkeliaran di sekitar pantai atau laut. Untuk itu ia telah meminta Dirjen KSDAE dan direktur terkait untuk terus mencari informasi apakah buaya tersebut dilepas, terlepas atau ada hal lainnya.

"Pada dasarnya buaya merupakan satwa air tawar. Diperkirakan buaya tersebut lepas dari penangkaran atau lepas waktu banjir. Ini akan kita selidiki," kata Siti Nurbaya.

Dia sudah minta jajaran terkait untuk mengecek semua lembaga konservasi atau penangkaran di sekitar Pluit. "Kecil sekali kemungkinan buaya tersebut berada di lokasi tersebut karena faktor alam," katanya.

Buaya itu ditembak saat menampakan diri di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (15/6). Tembakan itu mengenai dua titik di bagian tubuhnya, namun buaya itu menghilang kembali.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Seekor Buaya di Sungai Cileungsi Ditangkap

    BEKASI (EKSPOSnews): Seekor buaya betina jenis crocodylus porosus atau buaya muara berhasil ditangkap Tim Gabungan, Sabtu (6/10) malam, dari Sungai Cileungsi, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi."Alha

  • satu bulan lalu

    3 Buaya Berkeliarah di Sungai Cileungsi

    BEKASI (EKSPOSnews): Komunitas Peduli Sungai Cileungsi dan Cikeas (KP2C) memperkirakan jumlah buaya yang berkeliaran bebas di sekitar bantaran sungai Cileungsi dan Kali Bekasi berjumlah lebih dari tig

  • 3 bulan lalu

    Warga Bengkalis Tangkap Buaya Besar

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Seekor buaya muara (Crocodylus porosus) seberat 400 kilogram ditangkap warga Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau dalam keadaan hidup.Pe

  • 3 bulan lalu

    BBKSDA Riau Relokasi 3 Buaya Muara

    PEKANBARU (EKSPOSnews): Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau merelokasi tiga ekor buaya muara (Crocodylus porosus) setelah sebelumnya sempat diselamatkan dari pembantaian di Kota Duma

  • 8 bulan lalu

    Awas...Serangan Buaya!

    SUNGAILIAT (EKSPOSnews): Kepolisian Resor Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta warga korban banjir untuk waspada terhadap serangan buaya."Biasanya kalau banjir buaya ikut ke dar

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99