Rabu, 20 Jun 2018
  • Home
  • Ragam
  • Resolusi Rancangan Rusia Soal Serangan ke Suriah Ditolak

Resolusi Rancangan Rusia Soal Serangan ke Suriah Ditolak

Oleh: marsot
Minggu, 15 Apr 2018 10:31
BAGIKAN:
reuters.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
WASHINGTON (EKSPOSnews): Resolusi rancangan Rusia, yang berisi kutukan atas serangan militer ke Suriah oleh Amerika Serikat, Prancis dan Inggris, pada Sabtu gagal disahkan oleh Dewan Keamanan PBB.

Tiga dari 15 anggota Dewan Keamanan, yaitu Rusia, Bolivia dan China menyatakan mendukung resolusi itu.

Empat negara, yakni Guinea Ekuatorial, Ethiopia, Kazakhstan dan Peru menyatakan abstain.

Delapan negara anggota sisanya menyatakan menolak rancangan resolusi tersebut.

Untuk dapat disahkan, resolusi membutuhkan sedikitnya sembilan suara dukungan serta tidak terkena penolakan oleh satu pun dari kelima anggota tetap Dewan Keamanan, yang terdiri dari Inggris, China, Prancis, Rusia dan Amerika Serikat.

Rancangan resolusi itu berisi hanya lima paragraf dan menyatakan kutukan terhadap "agresi terhadap Republik Arab Suriah dan sekutu-sekutunya dalam pelanggaran terhadap hukum internasional dan Piagam PBB".

Rancangan juga mendesak Amerika Serikat beserta sekutu-sekutunya agar segera mengakhiri serangan militer terhadap Suriah dan agar menahan diri untuk tidak lagi menggunakan kekuatan militer di masa depan.

Setelah proses pemungutan suara, duta besar Rusia untuk Amerika Serikat Vassily Nebenzia mengatakan, "Ini adalah hari yang menyedihkan bagi dunia, bagi Perserikatan Bangsa-bangsa, dan bagi Piagam (PBB), yang secara terang-terangan dilanggar." Ia menekankan tuntutan negaranya agar jangan ada lagi serangan militer dilakukan terhadap Suriah.

Duta besar Inggris Karen Pierce mengatakan usai pemungutan suara bahwa serangan militer gabungan terhadap Suriah itu dilakukan berdasarkan hukum menyangkut campur tangan kemanusiaan, yang "secara penuh memenuhi prinsip-prinsip dan tujuan Piagam PBB." Amerika Serikat, Prancis dan Inggris pada Jumat melancarkan serangan peluru kendali ke Suriah setelah munculnya laporan soal dugaan penggunaan senjata kimia di Douma di dekat ibu kota negara Suriah, Damaskus, pada 7 April.

Sumber: antara/xinhua.

  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Serangan ke Suriah, Kegagalan Kekuatan Barat!

    DAMASKUS (EKSPOSnews): Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan, serangan pimpinan Amerika Serikat ke Suriah menunjukkan kegagalan kekuatan Barat dalam mencapai tujuan mereka di Suriah setelah kekal

  • 2 bulan lalu

    Sekutu Bombardir Suriah Sekali Tembakan dengan Ratusan Rudal

    WASHINGTON (EKSPOSnews): Amerika Serikat dan sekutunya menembakkan lebih dari 100 peluru kendali di Suriah pada Jumat dalam "satu kali tembakan", yang Pentagon katakan menyusul bukti bahwa Presiden Su

  • tahun lalu

    Suriah Tuduk Amerika Serikat Panik dan Ugal-Ugalan

    DAMASKUS (EKSPOSnews): Kantor Presiden Suriah mengecam serangan rudal AS terhadap satu pangkalan udara Suriah dan mencapnya "ugal-ugalan dan tidak bertanggung-jawab".Di dalam satu pernyataan, Kantor P

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99