Minggu, 19 Mei 2019

Pulang Basamo Ala Sumatera Barat

Oleh: marsot
Jumat, 17 Mei 2019 07:57
BAGIKAN:
istimewa.
Mudik bersama.
PADANG (EKSPOSnews): Empat organisasi perantau Minang telah menyatakan akan "pulang basamo" atau mudik bersama lewat jalur darat menggunakan bus dan ribuan kendaraan pribadi pada Lebaran 2019 ini.

"Sekarang baru empat, menjelang libur Lebaran akan makin banyak. Kami terus jalin komunikasi dengan organisasi perantau seluruh Indonesia," kata Kepala Biro Kerjasama Pembangunan dan Rantau Sumbar Luhur Budianda di Padang, Jumat 17 Mei 2019.

Empat organisasi itu, katanya, masing-masing Sulik Air Sepakat (SAS), Ikatan Keluarga Kamang Barat, Nagari Koto Aur Malintang Padang Pariaman dan Ikatan Keluarga Kamang Saiyo.

Luhur memprediksi jumlah perantau yang pulang basamo lewat jalur darat tahun ini akan meningkat cukup signifikan yang dipengaruhi oleh mahalnya harga tiket pesawat.

Khusus SAS saja, kata dia, sudah melaporkan akan pulang bersama dengan 1.000 unit mobil. Belum lagi organisasi lain dan yang pulang secara pribadi.

Hal itu, ujarnya, merupakan peluang ekonomi sekaligus juga tantangan berat bagi masyarakat dan pemerintah daerah di Sumbar, tergantung bagaimana mengelola dan kesiapan di daerah.

Ia meyakini bahwa perekonomian masyarakat sepanjang jalan lintas Sumatera dari Dharmasraya, Sijunjung, Sawahlunto, Solok, Padangpanjang, Tanah Datar akan bergerak, jika bisa memanfaatkan momentum itu dengan baik.

Pedagang kuliner diprediksi paling diuntungkan meski sebagian besar hanya untuk sahur, berbuka dan istirahat malam, katanya.

"Rest area", ujar dia, akan menjadi kebutuhan mutlak bagi rombongan perantau dan menjadi titik interaksi bagi sektor perdagangan.

Selain itu, katanya, daerah tujuan wisata yang berada dekat di pinggir jalan lintas juga bisa menjadi pilihan rombongan perantau untuk berhenti melepas penat sejenak.

Namun, katanya, jika pengelolaan tidak baik dan memunculkan banyak "pasar tumpah" yang mengakibatkan macet berjam-jam, ditambah lagi pengaturan lalu lintas tidak maksimal, keamanan serta kebersihan tidak terjaga, mudik bersama bisa dirasakan bagai "neraka" bagi perantau.

"Hal ini malah bisa menjadi faktor yang membuat perantau nantinya malas untuk pulang kampung, karena waktu banyak habis di jalan karena macet," kata Luhur.

Menurut dia, hal itu akan sangat merugikan karena potensi yang dibawa perantau pulang itu sangat besar, yakni silaturahim, "transfer" pengalaman hingga perputaran uang yang mencapai triliunan rupiah.

"Mari kita siapkan semua dengan baik agar pulang basamo terus menjadi tradisi yang menyenangkan di Sumbar," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu bulan lalu

    Daerah Tertinggal di Sumbar Dapat Internet Cepat

    PADANG (EKSPOSnews): Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Sumatera Barat mendapatkan akses internet cepat melalui program Palapa Ring dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakt

  • satu bulan lalu

    Kereta Api Alternatif Atasi Kemacetan di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Kereta api bisa menjadi alternatif untuk mengatasi persoalan kemacetan jalan penghubung antarprovinsi maupun kabupaten/kota di Sumbar yang mulai tidak sanggup menampung peningkata

  • satu bulan lalu

    Mengungkap Kasus Narkoba di Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar mengungkap 12 kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang Maret 2019 dengan barang bukti total sabu-sabu mencapai 3,6 kilogram, 1,9 kilogram gan

  • satu bulan lalu

    Sumbar Bebas dari Blank Spot

    PADANG (EKSPOSnews): Seluruh daerah di wilayah Provinsi  Sumatera Barat akan bebas dari keterisoliran data atau "blank spot" jaringan telekomunikasi pada tahun 2020 setelah Badan Aksesibilitas Te

  • 2 bulan lalu

    Penanaman Pohon Dukung Pariwisata Sumbar

    PADANG (EKSPOSnews): Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti mengatakan penanaman ribuan pohon di sepanjang pantai kota itu dapat mendukung rencana pemkot dalam mengembangkan wisata di daerah itu.

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99