Jumat, 27 Apr 2018
  • Home
  • Ragam
  • Perampokan Bersenjata di Filipina, 34 Tewas

Perampokan Bersenjata di Filipina, 34 Tewas

Oleh: Beng San
Jumat, 02 Jun 2017 12:35
BAGIKAN:
reuters
Perampokan di Filipina.
MANILA (EKSPOSnews): Sedikitnya 34 orang tewas ketika pelaku bersenjata masuk ke sebuah kasino di Manila, melancarkan sejumlah tembakan dan membakar meja permainan, menurut laporan media Filipina dalam sebuah insiden yang menurut pihak berwenang setempat merupakan aksi perampokan yang gagal.

Polisi mengatakan bahwa pria bersenjata tak dikenal itu bunuh diri setelah menembaki petugas bersenjata di sebuah kawasan hiburan, Resorts World Manila beberapa jam setelah drama itu dimulai sesaat setelah tengah malam (23.00 WIB).

Banyak dari korban yang tewas dalam kekacauan itu adalah para tamu dan staf yang mencoba melarikan diri, mereka mati lemas akibat menghirup banyak asap di dalam kawasan, menurut sebuah laporan saluran ANC News, mengutip sumber dari Biro Perlindungan Kebakaran, Jumat 2 Juni 2017.

Pemilik hotel Travelers International Hotel Group Inc mengatakan bahwa pihak berwenang masih mencari rincian lebih lanjut terkait insiden itu.

"Kami telah diinformasikan tentang adanya beberapa korban jiwa, jumlahnya dan jati dirinya belum dapat dipastikan," katanya dalam sebuah pernyataan. Sahamnya turun sebesar 7 persen.

Sekitar dinihari, jenazah yang dicurigai sebagai pelaku ditemukan di sebuah kamar hotel di kawasan itu, yang dekat dengan Bandara Internasional Ninoy Aquino dan pangkalan angkatan udara, kata polisi.

"Dia membakar dirinya sendiri di dalam kamar hotel nomor 510," Kepala Kepolisian Nasional Ronald Dela Rosa mengatakan pada sebuah konferensi media.

"Dia berbaring di tempat tidur, menutupi dirinya dengan selimut tebal dan menyiram dirinya dengan bensin," tambahnya.

Jenazah dua orang korban telah dibawa ke rumah duka Veronica, anggota staf Leni Domingo mengatakan kepada Reuters.

Pejabat setempat mengatakan setidaknya 54 orang terluka, beberapa dalam kondisi serius, ketika mereka bergegas melarikan diri dari apa yang pada awalnya dikhawatirkan sebagai sebuah serangan militan.

Dela Rosa mengatakan kepada radio DZMM bahwa satu-satunya pelaku pria bersenjata tidak mengarahkan senapannya kepada orang orang di sekitar lokasi dan mungkin ia hanya mencoba mencuri koin kasino.

"Tak perlu panik. Kita tak bisa menyebut ini serangan teroris tanpa bukti-bukti yang kuat," kata Dela Rosa.

"Kami melihatnya sebagai sebuah aksi perampokan karena dia tidak melukai orang-orang disekitar dan langsung menuju ke ruang penyimpanan koin kasino. Dia berada di lantai dua dan masuk ke kasino, menembaki layar televisi besar dan menuangkan bensin ke atas meja lalu membakarnya," katanya.

Polisi mengatakan bahwa pria bersenjata itu berpostur tinggi dengan kulit pucat dan berbicara dengan bahasa Inggris.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • kemarin

    Korban Tewas Akibat Kebakaran Sumur Ilegal di Aceh Timur Jadi 19 Orang

    BANDA ACEH (EKSPOSnews): Jumlah korban tewas akibat ledakan sumur minyak mengakibatkan kebakaran hebat di Desa Pasir Putih, Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, bertambah satu orang.K

  • 3 hari lalu

    Kebakaran di Rokan Hilir, 4 Orang Tewas

    ROKAN HILIR (EKSPOSnews): Kebakaran satu unit rumah yang juga digunakan sebagai toko kelontong di Jalan Simpang Kuntilanak Dusun Mekar Jaya RT 08/RW 04, Kepenghuluan Sungai Besar Kecamatan Pekaitan, K

  • 3 minggu lalu

    Anak Bupati Singkil Tewas Kecelakaan

    SINGKIL (EKSPOSnews): Ahmad Zahrowi (19), anak Bupati Kabupaten Aceh Singkil Dulmusrid, tewas dalam kecelakaan saat sepeda motor dalam kecepatan tinggi yang dibawanya terjatuh di jalan raya.Kapolres A

  • 2 bulan lalu

    Polisi Tewas Didor Pencuri

    JAMBI (EKSPOSnews): Seorang anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Jelutung, Kota Jambi, Selasa dini hari pukul 01.30 WIB tewas ditembak pelaku kejahatan pencurian sepeda motor atau curanmor saat dilakuka

  • 3 bulan lalu

    Guru Dipukul Siswa Sampai Tewas

    SAMPANG (EKSPOSnews): Guru kesenian di SMA Negeri 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur bernama Budi Cahyono dipukul siswanya hingga tewas."Kami masih akan melakukan penyelidikan terkait kasus pemuk

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99