Sabtu, 18 Agu 2018
  • Home
  • Ragam
  • Pemudik Taspen Ketinggalan Kereta Api

Pemudik Taspen Ketinggalan Kereta Api

Oleh: Jallus
Minggu, 10 Jun 2018 05:44
BAGIKAN:
istimewa.
Kereta Api.
JAKARTA (EKSPOSnews): Sebanyak tiga orang penumpang yang ikut program Mudik Bareng BUMN dengan menggunakan kereta api dari PT Taspen (Persero) tertinggal KA Brantas tujuan Pasar Senen-Blitar.

Suwarno beserta dua orang kerabatnya, yakni ibu dan seorang temannya terpaksa membatalkan keberangkatannya karena tidak sempat masuk ke dalam kereta. Mereka tertinggal di Pasar Senen Jakarta, Sabtu 9 Juni 2018.

"Sebenarnya saya sudah nunggu di sini dari jam setengah empat, tapi tadi menunggu teman dulu," kata Suwarno yang hendak menuju Semarang tersebut.

Kejadian tersebut bermula saat Direktur Umum Taspen, Bagus Rumbogo melepas keberangkatan KA Brantas yang mengangkut 848 penumpang menuju Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Surakarta, Madiun, Kediri dan berakhir di Blitar.

Sesaat setelah peluit ditiup, kereta pun mulai berjalan pelan. Namun, Kepala Stasiun Senen, Rokhmad M. Zainul menyadari bahwa ada keributan di bagian depan kereta.

Tampak sejumlah penumpang yang berlari-lari sembari berusaha menaiki kereta, padahal keadaan kereta sudah berjalan tepat pukul 18.00 WIB. Ada tiga penumpang yang berhasil naik, yakni rombongan keluarga Suwarno. Sang balita berusia satu tahun pun terpisah dari ibunya yang sudah menaiki kereta.

Atas kejadian ini, Suwarno dan rombongan diminta untuk menghubungi keluarganya yang sudah terlanjur menaiki kereta. Mengingat tiket dipegang Suwarno, keluarga yang sudah menaiki kereta terpaksa harus turun di stasiun berikutnya.

"Kalau tidak ada tiket, mana bisa berangkat. Itu dari yang bersangkutan sendiri diputuskan. Petugas kami sudah memberikan info sejelasnya untuk mempersilakan masuk ke kereta," kata Zainul.

Ia menyarankan pemudik segera masuk ke dalam kereta mengingat jadwal keberangkatan kereta yang tepat waktu sesuai tertera pada tiket.

Selain itu, pemudik dapat menyesuaikan kedatangan di stasiun, tidak terlalu awal dan tidak berdekatan dengan jadwal keberangkatan kereta, setidaknya 30 menit sebelumnya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  komentar Pembaca

Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

Tentang Kami

Redaksi

Pedoman Media Siber

Disclaimer

Iklan

RSS

Kontak

vipqiuqiu99 vipqiuqiu99