Kamis, 19 Sep 2019
  • Home
  • Ragam
  • Negara Teluk Tolak Klaim Dataran Tinggi Golan

Negara Teluk Tolak Klaim Dataran Tinggi Golan

Oleh: marsot
Rabu, 27 Mar 2019 04:43
BAGIKAN:
reuters.
Dataran Tinggi Golan yang dikuasai Israel.
DUBAI (EKSPOSnews): Empat negara Teluk Arab pada Selasa menolak keputusan Amerika Serikat untuk mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Riyadh memperingatkan bahwa langkah tersebut dapat merusak proses perdamaian serta berpengaruh pada stabilitas regional.

Arab Saudi, Bahrain, Qatar dan Kuwait - semua sekutu Washington yang menjadi tuan rumah pasukan Amerika - mengkritik langkah Presiden Donald Trump untuk mengakui pencaplokan 1981 oleh Israel, dan mengatakan wilayah tersebut diduduki tanah Arab.

"Itu akan berdampak negatif yang signifikan dalam proses perdamaian di Timur Tengah serta keamanan dan stabilitas kawasan tersebut," kata Kantor Berita Arab Saudi SPA dalam satu pernyataan.

Pihaknya menggambarkan deklarasi Senin sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

Kuwait dan Bahrain mengatakan mereka menyesali keputusan tersebut, saat Qatar meminta Israel untuk menghentikan pendudukannya di Dataran Tinggi Golan dan tunduk pada resolusi internasional.

Trump, bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu - yang sedang melakukan lawatan ke Washington, pada Senin meneken pernyataan yang secara resmi mengesahkan pengakuan AS atas Dataran Tinggi Golan sebagai wilayah Israel.

Israel merampas Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam perang Timur Tengah 1967 dan mencaploknya pada 1981 dalam langkah yang tidak diakui dunia internasional.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 6 bulan lalu

    Donald Trump Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel

    WASHINGTON (EKSPOSnews): Presiden AS Donald Trump pada Senin malam (25/3) menandatangani dekrit yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang diduduki Israel sejak 196

  • 6 bulan lalu

    Dataran Tinggi Golan Milik Israel

    BEIRUT (EKSPOSnews): Pemerintah Suriah bertekad merebut kembali Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel sementara sekutu dan musuhnya mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat yang m

  • tahun lalu

    Gerilyawan Suriah Tinggalkan Dataran Tinggi Golan

    BEIRUT (EKSPOSnews): Gerilyawan Suriah akan meninggalkan kawasan Dataran Tinggi Golan, yang berbatasan langsung dengan Israel, dimulai pada Jumat 20 Juli 2018.Mereka akan meninggalkan daerah itu sesua

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99