Selasa, 16 Jul 2019
  • Home
  • Ragam
  • Menjaga Warisan Tambang Batubara Ombilin

Menjaga Warisan Tambang Batubara Ombilin

Oleh: marsot
Senin, 08 Jul 2019 05:00
BAGIKAN:
Tambang Ombilin.
JAKARTA (EKSPOSnews): Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid mengatakan pemerintah akan menyiapkan perlindungan yang efektif untuk menjaga warisan tambang batubara Ombilin Sawahlunto, Sumatera Barat dari praktik tambang ilegal.

"Soal Walhi kritiknya tidak hanya soal penutupan tambang, tapi juga soal sejarah yang disanitasi," kata Hilmar di Jakarta, menanggapi Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) yang meminta pemerintah menyetop seluruh aktivitas pertambangan di sekitar Kota Sawahlunto.

Penambangan batu bara yang pernah dilakukan oleh PT Bukit Asam di kawasan tersebut sudah tidak ada. Namun, memang masih ada beberapa tambang ilegal di atas kawasan itu.

Oleh karena itu, dengan adanya penetapan tambang batubara Ombilin Sawahlunto sebagai warisan dunia, maka sudah seharusnya pemerintah memberikan perlindungan lebih baik, ujarnya, Minggu 7 Juli 2019.

"Saya tidak tahu ya, tidak bisa berbicara masalah perusahaan tapi yang jelas dengan adanya penetapan itu harus semakin solid dan menjadi urusan nasional," kata dia.

Apalagi setelah ditetapkan, UNESCO akan memeriksa dan mengevaluasi secara terus-menerus terhadap cara pemerintah mengelola situs Ombilin Sawahlunto tersebut.

"Jika kita tidak pintar atau banyak menyalahi ketentuan dalam mengelola maka bisa masuk dalam daftar bahaya, kalau kita masih nekat juga dia bisa coret," katanya.

Oleh sebab itu, sekali ada pengusulan dan ditetapkan sebagai warisan dunia, maka segala konsekuensinya harus dijalani termasuk dalam hal pengawasan tambang ilegal.

Walhi telah meminta pemerintah menyetop seluruh aktivitas pertambangan di sekitar Kota Sawahlunto, karena status bekas tambang batu bara Ombilin Sawahlunto telah ditetapkan PBB sebagai Warisan Dunia.

"Iya, di Sawahlunto masih ada IUP (izin usaha pertambangan) tambang yang aktif dan aktivitas tambang ilegal yang berjalan," kata Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Barat, Uni Chaus.

Hingga saat ini, Walhi mencatat terdapat sekitar 13 IUP tambang batu bara yang masih beroperasi di sana.


Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Pertambangan Ombilin Jadi warisan Dunia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Pertambangan batubara zaman kolonial Ombilin di Sawahlunto atau "Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto", Sumatera Barat, ditetapkan sebagai warisan budaya dunia dalam sesi S

  • satu bulan lalu

    Warisan Budaya Melayu

    BENGKALIS (EKSPOSnews): Bupati Bengkalis, Riau, Amril Mukminin mengungkapkan pelestarian budaya tradisional seperti lampu colok merupakan salah satu warisan budaya kehidupan masyarakat Melayu di Kabup

  • 10 bulan lalu

    Batik Warisan Leluhur Bangsa

    SURABAYA (EKSPOSnews): Digelarnya acara batik yang diikuti oleh seluruh pengurus Dharma Pertiwi daerah E, Jawa Timur, ternyata mendapat perhatian tersendiri dari Silvia Ambarsari.Tidak hanya itu saja,

  • 2 tahun lalu

    Anak Gugat Ibu Kandung karena Warisan

    BAUBAU (EKSPOSnews): Tiga orang anak inisial AS (32), Sulawesi NS (30), dan PW (22) menggugat ibu kandungnya di Pengadilan Agama Kota Baubau Sulawesi Tenggara karena masalah warisan.Majelis Hakim Peng

  • 2 tahun lalu

    Pantun Diusulkan Jadi Warisan Dunia

    TANJUNGPINANG (EKSPOSnews): Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand akan mengusulkan pantun menjadi warisan budaya dunia ke Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perseri

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2019 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99