Senin, 20 Nov 2017
  • Home
  • Ragam
  • Membersihkan Danau Maninjau dari Enceng Gondok

Membersihkan Danau Maninjau dari Enceng Gondok

Oleh: Jallus
Kamis, 25 Mei 2017 05:00
BAGIKAN:
istimewa
Enceng Gondok.
LUBUKBASUNG (EKSPOSnews): Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, membentuk satuan tugas (Satgas) untuk membersihkan Danau Maninjau dari tanaman enceng gondok yang memenuhi danau vulkanik itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam Yilnasri di Lubukbasung,  mengatakan 11 orang anggota satgas yang berasal dari utusan nagari atau desa adat sudah mulai membersihkan enceng gondok.

"Setiap hari satgas tersebut mampu mengeluarkan enceng gondok dari dalam danau sebanyak dua kontainer atau sekitar 10 meter kubik," katanya saat sosialisasi program Save Maninjau kepada masyarakat di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu 24 Mei 2017.

Ia mengatakan enceng gondok mudah berkembang biak sehingga akan menutupi permukaan danau apabila tidak sering dibersihkan.

Ke depan, tambahnya, Pemkab Agam akan membersihkan danau dari limbah pakan ikan akibat keramba jaring apung dan limbah rumah tangga dengan jumlah jutaan meter kubik.

"Ini target kami agar danau terhindar dari pencemaran," tambahnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Loka Ahli Teknologi Penyehatan Danau LIPI Agam Jojo Sudarso menambahkan, pemerintah harus mengatur jumlah keramba jaring apung untuk mengatasi pencemaran danau akibat limbah pakan ikan.

Selain itu, limbah rumah tangga harus diolah dulu sebelum masuk ke danau dan petani menggunakan pupuk ramah lingkungan untuk padi dan tanaman lain.

"Kami optimistis kondisi air danau akan kembali pulih apabila ada kemauan dari masyarakat untuk mengurangi jumlah keramba, tidak memasukkan limbah rumah tangga ke danau dan lainnya," katanya.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Agam Khairudin mengatakan sosialisasi Save Maninjau digelar di sembilan nagari di Kecamatan Tanjung Raya.

Saat ini sosialisasi tersebut baru digelar di Nagari Sungai Batang, Maninjau, Bayur, Duo Koto, dan Koto Malintang.

Setelah Idul Fitri, sosialisasi bakal digelar di Nagari Tanjung Sani, Koto Gadang Anam, Koto Paninjauan, dan Koto Kaciak.

"Jumlah peserta pada sosialisasi Save Maninjau sebanyak 65 orang per nagari yang berasal dari pemilik keramba jaring apung, tokoh masyarakat, masyarakat dan lainnya," katanya.

Sosialisasi dilakukan agar masyarakat mengetahui kondisi danau dan untuk menyamakan persepsi masyarakat tentang keadaan danau.

"Sosialisasi ini merupakan salah satu program dari Save Maninjau yang merupakan tugas dari Satpol PP dan Damkar Agam. Untuk organisasi perangkat daerah lainnya, bakal mrngadakan program sesuai dengan bidang mereka masing-masing," katanya.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 11 bulan lalu

    MEMBERSIHKAN ENCENG GONDOK

    Guna mencegah dan mengantisipasi terjadinya banjir, Anggota Koramil 0812/20 Karangbinangun bersama Polsek dan warga bergotong royong membersihkan enceng gondok di sungai Desa Priyoso, Jumat 6 Janua

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99