Minggu, 27 Mei 2018

Malaysia Tahan 24 Orang WNI

Oleh: Jallus
Minggu, 20 Agu 2017 04:50
BAGIKAN:
istimewa
TKI di Malaysia.
KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) Daerah Maritim 18 Tawau telah menahan 24 warga negara Indonesia (WWNI) yang mencoba keluar dari Indonesia melalui jalur ilegal di Perairan Tawau, Sabtu 19 Augustus 2017.

Pengarah Maritim Daerah, Daerah Maritim 18 Tawau Kepten Maritim Romli mengatakan perahu peronda Maritim Malaysia yang sedang menjalankan tugas ronda di kawasan tanggung jawab telah menahan sebuah bot penumpang mencurigakan pada lebih kurang pukul 14.15 petang.

Dia mengatakan penumpang tersebut diduga menuju ke perairan Sungai Haji Kuning daripada Tawau.

"Hasil pemeriksaan mendapati, terdapat seorang juragan warganegara Indonesia dan 23 penumpang warga negara Indonesia berumur dalam lingkungan 10 bulan hingga 54 tahun yang terdiri dari 8 lelaki dewasa, 5 perempuan dewasa, 3 kanak- kanak lelaki, 6 kanak-kanak perempuan dan seorang bayi lelaki berumur 10 bulan," katanya.

Juragan dan dua penumpang yang diperiksa, ujar dia, memiliki dokumen pengenalan diri namun tidak mempunyai stempel keluar dan masuk dari Jabatan Imigresen Malaysia (JIM).

Dia mengatakan antara kesalahan lain yang turut dilakukan oleh juragan adalah seperti membawa lebih penumpang, membawa penumpang tanpa memakai jaket keselamatan dan membawa penumpang mengikut laluan perairan yang tidak dibenarkan.

"Kesemua yang ditahan telah dibawa ke jeti Maritim Malaysia, Tawau untuk disiasat di bawah Akta Imigresen Nomor 1959/63 dan Akta antiperdagangan orang dan Anti-Penyelundupan Migran 2007 (ATIPSOM)," katanya.

Maritim Malaysia akan terus menjalankan tugas-tugas untuk membenarkan aktivitas yang menyalahi undang-undang di perairan Tawau.

Pihak Maritim Malaysia mengingatkan semua komunitas perairan Tawau khususnya pengusaha boat penumpang, agar mengutamakan aspek keselamatan semasa berada di laut.

"Bagi yang mengelak daripada berlaku insiden yang tidak diinginkan dan senatiasa mematuhi syarat yang telah ditetapkan. Semua informasi boleh disalurkan dengan menghubungi terus di 089-752115 pusat operasi Maritim Malaysia Tawau atau di talian MERS 999 untuk kejadian kecemasan," katanya

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 15 jam lalu

    Tenaga Kerja Ilegal Indonesia Ditahan Imigrasi Malaysia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Jumlah tenaga kerja Indonesia ilegal yang ditahan Jabatan Imigrasi Malaysia (JIM) terhitung per 1 Januari 2018 hingga 24 Mei mencapai 6.315 orang atau menempati urutan terti

  • 3 hari lalu

    Mahasiswa Unimed Raih Emas di Malaysia

    MEDAN (EKSPOSnews): Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Medan, Sumatera Utara berhasil meraih medali emas dan medali perak, dalam ajang "World Young Inventos Exh

  • 7 hari lalu

    KPK Malaysia Panggil Najib Razak

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Malaysia atau Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia mengirim surat panggilan ke bekas Perdana Menteri Dato' Sri Mohd Najib Tun Razak

  • 2 minggu lalu

    Isu Agama Tak Laku di Malaysia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Pakatan Harapan merupakan gerakan perubahan bersejarah di Malaysia karena kemenangan koalisi pimpinan Tun Mahathir Mohammad adalah sebuah perjuangan panjang."Perjuangan ters

  • 2 minggu lalu

    Mahathir Mohamad Dilantik Jadi Perdana Menteri Malaysia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Mahathir Mohamad akan dilantik menjadi pemimpin tertua terpilih di dunia pada Kamis setelah aliansi oposisinya menang mengejutkan dalam pemilihan umum, mengakhiri enam dasaw

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99