Jumat, 19 Jan 2018

Malaysia Tahan 24 Orang WNI

Oleh: Jallus
Minggu, 20 Agu 2017 04:50
BAGIKAN:
istimewa
TKI di Malaysia.
KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) Daerah Maritim 18 Tawau telah menahan 24 warga negara Indonesia (WWNI) yang mencoba keluar dari Indonesia melalui jalur ilegal di Perairan Tawau, Sabtu 19 Augustus 2017.

Pengarah Maritim Daerah, Daerah Maritim 18 Tawau Kepten Maritim Romli mengatakan perahu peronda Maritim Malaysia yang sedang menjalankan tugas ronda di kawasan tanggung jawab telah menahan sebuah bot penumpang mencurigakan pada lebih kurang pukul 14.15 petang.

Dia mengatakan penumpang tersebut diduga menuju ke perairan Sungai Haji Kuning daripada Tawau.

"Hasil pemeriksaan mendapati, terdapat seorang juragan warganegara Indonesia dan 23 penumpang warga negara Indonesia berumur dalam lingkungan 10 bulan hingga 54 tahun yang terdiri dari 8 lelaki dewasa, 5 perempuan dewasa, 3 kanak- kanak lelaki, 6 kanak-kanak perempuan dan seorang bayi lelaki berumur 10 bulan," katanya.

Juragan dan dua penumpang yang diperiksa, ujar dia, memiliki dokumen pengenalan diri namun tidak mempunyai stempel keluar dan masuk dari Jabatan Imigresen Malaysia (JIM).

Dia mengatakan antara kesalahan lain yang turut dilakukan oleh juragan adalah seperti membawa lebih penumpang, membawa penumpang tanpa memakai jaket keselamatan dan membawa penumpang mengikut laluan perairan yang tidak dibenarkan.

"Kesemua yang ditahan telah dibawa ke jeti Maritim Malaysia, Tawau untuk disiasat di bawah Akta Imigresen Nomor 1959/63 dan Akta antiperdagangan orang dan Anti-Penyelundupan Migran 2007 (ATIPSOM)," katanya.

Maritim Malaysia akan terus menjalankan tugas-tugas untuk membenarkan aktivitas yang menyalahi undang-undang di perairan Tawau.

Pihak Maritim Malaysia mengingatkan semua komunitas perairan Tawau khususnya pengusaha boat penumpang, agar mengutamakan aspek keselamatan semasa berada di laut.

"Bagi yang mengelak daripada berlaku insiden yang tidak diinginkan dan senatiasa mematuhi syarat yang telah ditetapkan. Semua informasi boleh disalurkan dengan menghubungi terus di 089-752115 pusat operasi Maritim Malaysia Tawau atau di talian MERS 999 untuk kejadian kecemasan," katanya

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Polisi Tembak Bandar Sabu Asal Malaysia

    JAKARTA (EKSPOSnews): Petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar sabu-sabu asal Malaysia berinisial LTW di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Sen

  • satu minggu lalu

    Stok minyak sawit Malaysia Menumpuk

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Stok minyak sawit Malaysia naik 6,97 persen menjadi 2,73 juta ton pada Desember 2017, dari 2,55 juta ton pada November, kata Badan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) pada Rabu 10

  • 4 minggu lalu

    Slank Dinobatkan Jadi Duta Perlindungan WNI

    JAKARTA (EKSPOSnews): Grup band legendaris Slank telah dinobatkan menjadi Duta Perlindungan Warga Negara Indonesia 2017 oleh Kementerian Luar Negeri."Meskipun Slank ini mengusung genre musik rock, ker

  • 2 bulan lalu

    Koruptor Ditangkap di Malaysia

    KUALA LUMPUR (EKSPOSnews): Mantan Staf Ahli DPRD Provinsi Jawa Timur Bagoes Soetjipto Soelyodikoesomo yang menjadi tersangka kasus korupsi Rp2 miliar ditangkap di Johor Bahru, Malaysia, setelah menjad

  • 2 bulan lalu

    Hakim Federal Perintahkan Imigrasi AS Tunda Pemulangan WNI

    BOSTON (EKSPOSnews): Hakim federal memerintahkan pejabat imigrasi Amerika Serikat menunda pemulangan 51 orang Indonesia, yang tinggal secara tidak sah di New Hampshire.Penundaan itu dilakukan hingga k

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2018 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak

    vipqiuqiu99 vipqiuqiu99