Kamis, 27 Jul 2017

Larang Terbangkan Balon Udara

Oleh: Marsot
Minggu, 02 Jul 2017 05:12
BAGIKAN:
fixabay
Balon udara.
PEKALONGAN (EKSPOSnews): Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, melarang warga menerbangkan balon udara dan menyalakan petasan dalam perayaan tradisi Syawalan karena akan menganggu dan membahayakan jalur penerbangan.

Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Djunaid di Pekalongan,  mengatakan wilayah Kota Pekalongan merupakan salah satu lintasan penerbangan Jakarta menuju Surabaya atau sebaliknya sehingga menerbangkan balon akan membayakan.

"Kami imbau pada warga tidak usah menerbangkan balon udara atau menyalakan petasan saat perayaan tradisi Syawalan, Minggu (2/7). Kami minta masyarakat merayakan tradisi Syawalan dengan bersilaturakhim atau berkunjung ke tempat objek wisata," katanya, Sabtu 1 Juli 2017.

Menurut Alif, menerbangkan balon udara disertai petasan akan menimbulkan bencana kebakaran rumah apabila balon itu menyangkut di lokasi permukiman.

"Memang larangan atau imbauan ini tidak dibuat tertulis. Kami sudah sering menyampaikan tentang dampak negatif menerbangkan balon udara pada masyarakat," katanya.

Alif mengatakan untuk menyalurkan kreatifitas warga, pemkot berencana menggelar festival balon udara dan dilombakan, tanpa menerbangkan balon ke udara melainkan akan diikat di pohon.

"Nantinya festival itu dapat digelar dalam beberapa kegiatan seperti perayaan Hari Ulang Tahun Kota Pekalongan, Hari Batik Nasional, dan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional," katanya.

Kementerian Perhubungan menyoroti tradisi menerbangkan balon udara dalam menyambut 1 Syawal 1438 Hijriah di sejumlah kota daerah Jawa Tengah.

Tradisi yang sudah berlangsung sejak lama ini disoroti karena berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Sumber: antaranews.

  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    20 Kasus Balon Udara di Jawa Tengah

    BANYUMAS (EKSPOSnews): Sedikitnya 20 kasus pelepasan balon udara di sejumlah wilayah Jawa Tengah yang sedang diproses hukum oleh kepolisian resor setempat, kata Kepala Kepolisian Daerah Jateng Inspekt

  •   komentar Pembaca

    Copyright © 2009 - 2017 eksposnews.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Redaksi

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    RSS

    Kontak